Kriminalitas
Update Kasus Bullying Binus School Serpong, Polisi Periksa Lima Pelajar Saksi Kunci Perundungan
Update Kasus Bullying Binus School Serpong, Polisi Periksa Lima Orang Saksi yang Melihat Langsung Peristiwa Perundungan di Warung
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Dwi Rizki
WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Polres Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan pemeriksaan terhadap saksi.
Pemeriksaan saksi terkait kasus perundungan pelajar SMA internasional di Serpong Utara dilakukan pada Selasa (27/2/2024).
"Ya diagendakan lima orang saksi, yang terkonfirmasi tiga orang saksi," kata Kasie Humas Polres Tangsel, Ajun Komisaris Wendi Afrianto saat dikonfirmasi pada Selasa (27/2/2023).
Saksi yang diperiksa datang dari pelajar yang terlibat langsung atau melihat kejadian perundungan yang terjadi di Warung Ibu Gaul tetapi tidak melakukan pencegahan.
"Yang jelas terkait kasus tersebut. Tentunya kan enggak jauh-jauh," kata Wendi.
Jika dijumlahkan, total saksi yang diperiksa oleh penyidik ada sebanyak 16 orang, di mana lima orang saksi baru, masih diproses.
Sebelumnya, Pihak Kementrian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) datang sekolah Binus Serpong untuk memberikan solusi.
Inspektorat Jenderal Kemendikbud, Chatarina Girsang telah memiliki solusi untuk menangani kasus bully yang tengah santer diperbincangkan.
"Jadi intinya kami mendapatkan satu solusi yang dapat berpihak kepada semua anak, baik untuk anak sebagai korban, anak sebagai pelaku, juga kepada Binus,” kata Chatarina Girsang di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Senin (26/2/2024).
Namun, pihak Kemendikbud belum bisa mengemukakan secara gamblang soal solusi tersebut kepada publik.
“Solusinya seperti apa belum bisa kami sampaikan, tapi tujuan kami sudah tercapai dengan Binus untuk menyelesaikan persoalan ini dan mencegah terjadinya kekerasan di masa depan,” ujarnya.
“Penyelesaian secara kekeluargaan bisa dibilang secara kekeluargaan. Artinya semua kepentingan anak menjadi prioritas,” tutupnya.
Adapun, kehadiran pihak Kemendikbud, PPPA, KPAI dan Binus Serpong sama-sama mencari solusi untuk kasus perundungan yang menyeret nama anak Vincent Rompies.
Soal Bullying Binus School, Kemen PPA: Tak Boleh Keluarkan Anak dari Sekolah
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (Kemen PPA) buka suara terkait maraknya kasus perundungan yang terungkap akhir-akhir ini hingga menyeret nama anak Vincent Rompies di Binus School, Tangerang.
| Penadah Ponsel Curian Pakai Aluminium Foil untuk Hilangkan Jejak Pelacakan |
|
|---|
| Polisi Ringkus 3 Penadah Hape Curian di Bekasi, Modus Ngaku dari Apple |
|
|---|
| Perkara Utang Obat, Pasutri Pemilik Apotek di Bekasi Disekap Debt Collector |
|
|---|
| Nenek 65 Tahun Ditusuk Tetangga Saat Asuh Cucu di Pondok Aren, Diduga ODGJ |
|
|---|
| 2 Pria yang Diduga Memukuli Wakil Ketua Umum PSI Bro Ron di Menteng Jakarta Pusat Ditangkap Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Vincent-Rompies-Merespon-Kasus-Bullying-yang-Libatkan-Anaknya-Terlibat-di-Binus-School-Serpong.jpg)