Rabu, 13 Mei 2026

Kriminalitas

Update Kasus Bullying Binus School Serpong, Polisi Periksa Lima Pelajar Saksi Kunci Perundungan

Update Kasus Bullying Binus School Serpong, Polisi Periksa Lima Orang Saksi yang Melihat Langsung Peristiwa Perundungan di Warung

Tayang:
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Dwi Rizki
Tangkapan video youtube kompastv
Artis Vincent Rompies akhirnya merespon terkait kasus perundungan atau bullying di Binus School Serpong yang melibatkan anak laki-lakinya. 

WARTAKOTALIVE.COM, SERPONG - Polres Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan pemeriksaan terhadap saksi.

Pemeriksaan saksi terkait kasus perundungan pelajar SMA internasional di Serpong Utara dilakukan pada Selasa (27/2/2024).

"Ya diagendakan lima orang saksi, yang terkonfirmasi tiga orang saksi," kata Kasie Humas Polres Tangsel, Ajun Komisaris Wendi Afrianto saat dikonfirmasi pada Selasa (27/2/2023).

Saksi yang diperiksa datang dari pelajar yang terlibat langsung atau melihat kejadian perundungan yang terjadi di Warung Ibu Gaul tetapi tidak melakukan pencegahan.

"Yang jelas terkait kasus tersebut. Tentunya kan enggak jauh-jauh," kata  Wendi.

Jika dijumlahkan, total saksi yang diperiksa oleh penyidik ada sebanyak 16 orang, di mana lima orang saksi baru, masih diproses.

Sebelumnya, Pihak Kementrian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) datang sekolah Binus Serpong untuk memberikan solusi.

Inspektorat Jenderal Kemendikbud, Chatarina Girsang telah memiliki solusi untuk menangani kasus bully yang tengah santer diperbincangkan.

"Jadi intinya kami mendapatkan satu solusi yang dapat berpihak kepada semua anak, baik untuk anak sebagai korban, anak sebagai pelaku, juga kepada Binus,” kata Chatarina Girsang di kawasan Serpong, Tangerang Selatan, Senin (26/2/2024).

Namun, pihak Kemendikbud belum bisa mengemukakan secara gamblang soal solusi tersebut kepada publik.

“Solusinya seperti apa belum bisa kami sampaikan, tapi tujuan kami sudah tercapai dengan Binus untuk menyelesaikan persoalan ini dan mencegah terjadinya kekerasan di masa depan,” ujarnya.

“Penyelesaian secara kekeluargaan bisa dibilang secara kekeluargaan. Artinya semua kepentingan anak menjadi prioritas,” tutupnya.

Adapun, kehadiran pihak Kemendikbud, PPPA, KPAI dan Binus Serpong sama-sama mencari solusi untuk kasus perundungan yang menyeret nama anak Vincent Rompies.

Soal Bullying Binus School, Kemen PPA: Tak Boleh Keluarkan Anak dari Sekolah

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (Kemen PPA) buka suara terkait maraknya kasus perundungan yang terungkap akhir-akhir ini hingga menyeret nama anak Vincent Rompies di Binus School, Tangerang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved