Usai Pilpres, Pj Gubernur Sumsel Ingatkan Warga Soal Pilkada Serentak 2024
Pj Gubernur Sumsel mengingatkan warganya untuk melakukan hal ini pada Pilkada Serentak November 2024 mendatang.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Agenda Pemilihan Umum atau Pemilu yang memilih calon presiden dan calon wakil presiden Indonesia masih berlangsung meski coblosan telah dilakukan 14 Februari 2024 lalu.
Saat ini masih berlangsung proses penghitungan suara untuk mengetahui hasil pemungutan suara pemilu 2024.
Setelah pemilu, akan dilangsungkan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak untuk memilih kepala daerah dan wakil kepala daerah.
Perangkat yang dipilih saat Pilkada adalah gubernur-wakil gubernur untuk provinsi, bupati-wakil bupati untuk kabupaten, dan wali kota-wakil wali kota untuk kota.
Penjabat Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni mengimbau warganya untuk tetap menjaga iklim kondusif hingga pelaksanaan Pilkada yang dijadwalkan 27 November 2024 mendatang.
"Mari bersama sukseskan itu dan program prioritas ini harus menjadi perhatian semua," kata Fatoni melalui keterangan pers yang diterima, Sabtu (24/2/2024).
Menurut Fatoni, Sumsel sebagai provinsi besar memiliki banyak potensi dan wajib didukung seluruh pihak.
Demi mewujudkan daerah yang maju dan berkelanjutan, lanjut Fatoni, para pegawai di lingkungan Pemprov Sumsel wajib meningkatkan kinerja dan mempertahankan capaian serta prestasi yang sudah ada.
"Pertahankan Sumsel sebagai daerah terinovatif nomor satu. Buat inovasi dan terus lengkapi dokumen yang diperlukan. Kalau budaya inovasi terus dilakukan dan dikembangkan, artinya organisasi ini sehat," kata Fatoni.
Fatoni mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemprov Sumsel untuk menjaga kedisiplinan, meningkatkan kinerja, loyalitas dan inovatif.
"Sekali lagi Saya minta laksanakanlah tugas sebaiknya dan kuasai tugas dan fungsi masing-masing. Baca lagi struktur organisasi, baca lagi konsep dan introspeksi apakah kita sudah lakukan tugas dengan baik," tegasnya.
Ke depan, pemprov Sumsel akan menegakan prinsip keadilan dengan menerapkan reward dan punishment dalam menilai setiap individu.
Menurutnya, hal tersebut akan berdampak positif bagi pegawai itu sendiri.
"Jangan berpikir kalau seorang pekerja berprestasi yang untung atasan. Bukan begitu, kalau berprestasi yang untung diri kita sendiri bisa mendapat promosi dan lainnya, setelah itu baru organsiasi," ujar Fatoni.
Pilkada
Pemilu 2024
pilkada serentak
jadwal Pilkada Serentak 2024
Pilkada Serentak 2024
Pilkada Sumsel
| Biaya Politik Selangit, Wacana Pilkada Lewat DPRD Kian Menguat |
|
|---|
| Ongkos Politik Pilkada Mencekik, Pengamat Sebut Kandidat Bisa Bangkrut Sebelum Bertarung |
|
|---|
| Buruh: Pilkada Dipilih Rakyat Saja Bohong, Apalagi Dipilih DPRD |
|
|---|
| DPC PDIP Depok Tegas Tolak Pilkada Dipilih DPRD |
|
|---|
| Beda dengan NasDem dan Gerindra, PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pj-gubernur-Sumsel-Agus-Fatoni-berswafoto-bersama-ASN-Pemprov-Sumsel.jpg)