Pilpres 2024
Heboh Susunan Kabinet Prabowo-Gibran, Jokowi dan SBY Jadi Wantimpres, Ini Kata Jubir TKN
Saat ini heboh susunan kabinet Prabowo-Gibran yang beredar di medsos. Ada nama Jokowi dan SBY lho, posisi apa ya?
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Saat ini publik tengah kasak kusuk membahas susunan kabinet yang akan dibuat Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Entah benar atau tidak, beredarnya susunan kabinet itu membuat orang bertanya-tanya.
Sebab, ada sejumlah nama yang gagal jadi caleg karena partainya tak lolos parliamentary treshold, justru diangkat jadi menteri.
Bahkan yang bikin kejutan, ada dua nama mantan presiden yang masuk dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Kedua orang itu adalah Joko Widodo (Jokowi) dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Apa kata kubu Prabowo-Gibran soal susunan kabinet yang beredar ini?
Baca juga: Dipimpin Surya Paloh, Partai NasDem Kuasai Karawang, Kalahkan Golkar, Gerindra dan PDIP
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengatakan bocoran susunan kabinet yang banyak beredar dipastikan hoaks.
Ia menduga, bocoran susunan kabinet Prabowo-Gibran itu dibuat sebagai prediksi oleh pihak tertentu.
Sebaliknya, susunan itu tidak dikeluarkan oleh pihak internal.
"Semua bocoran kabinet dari pengalaman kita semua itu biasanya hoaks. Kenapa? Karena ini biasanya asumsi dan prediksi orang. Prediksi tentunya bisa salah bisa benar tapi dari pengalaman kita kan seringkali salah," kata Sara saat dikonfirmasi, Selasa (20/2/2024).
Baca juga: Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Tanda Nasdem Akui Kekalahan, Akan Gabung Prabowo-Gibran
Sara mengatakan pihaknya masih menunggu hasil resmi KPU mengenai hitungan pemilihan presiden ataupun pemilihan legislatif.
Karena itu, pihaknya belum memikirkan mengenai susunan kabinet.
"Kita semua masih menunggu hasil resmi dari KPU untuk hitungan Pilpres maupun Pileg," ujarnya.
"Masih banyak teman-teman kita yang berjuang untuk memastikan suaranya aman untuk pemilihan legislatif. Kita fokus dululah langkah demi langkah," imbuhnya.
Baca juga: PDIP Akan Tolak Tawaran Koalisi Prabowo-Gibran, Berada di Luar Pemerintah Atau Oposisi
Lebih lanjut, Sara juga mengingatkan Prabowo masih terbuka kepada partai politik manapun yang ingin bergabung ke dalam pemerintahannya ke depan.
"Jangan lupa kita masih terbuka kepada siapapun yang mau bergabung di pemerintahan ke depan. Pak Prabowo sudah tegaskan itu," pungkasnya.
Sebelumnya, beredar kabar sejumlah nama yang akan menjadi menteri usai mendukung Prabowo-Gibran menjadi Calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2024.
Sejumlah nama, seperti Ridwan Kamil dan Agus Harimurti Yudhoyono masuk dalam daftar menjadi menteri dalam kabinet Prabowo-Gibran.

Dalam foto yang beredar, terlihat sejumlah nama beserta foto orang-orang yang disebut akan mengisi posisi menteri, dewan pertimbangan presiden, hingga kepala staf.
Di jajaran dewan pertimbangan presiden, tampak nama dan wajah Jokowi dan SBY yang terpampang.
Lalu, terlihat Nusron Wahid mengisi Kepala Staf Presiden, Airlangga Hartarto sebagai Menko Perekonomian, Erick Thohir Menko Energi, Investasi, dan Lingkungan Hidup, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menko Polhukam.
Tidak hanya itu, ada pula nama-nama seperti Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama, Rosan Roeslani Menteri Luar Negeri, Dr Terawan Menkes dan Badan Gizi, Ridwan Kamil Menteri PUPR, Grace Natalie Menteri Muda Sosial, Kesejahteraan Perempuan dan Anak, Yusril Ihza Mahendra Menteri Hukum dan HAM, hingga Sjafrie Sjamsoeddin Menteri Pertahanan.
Selain mereka, masih ada puluhan nama lain di dalam struktur kabinet yang beredar tersebut.
Lalu ada nama dan foto Maruarar Sirait sebagai Menteri Koperasi, UKM dan Pasar Tradisional; Budiman Sudjatmiko sebagai Menteri Desa dan Transmigrasi; Wishnu Wardhana sebagai Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas; juga Helmy Yahya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Selain mereka, masih ada puluhan nama lain di dalam struktur kabinet yang beredar tersebut.
Yang menarik dari daftar nama tersebut, terdapat posisi Menteri Muda.
Dalam poster yang diunggah itu disebutkan bahwa posisi Menteri Muda tersebut sama seperti era Soekarno.
"Prabowo-Gibran akan menganut struktur kabinet Ir Soekarno yang menyertakan posisi Menteri Muda. Ini untuk memastikan keterwakilan anak muda di dalam pemerintahan secara substantif," tulis narasi pada poster tersebut.
Posisi Menteri Muda dalam daftar itu diisi oleh Grace Natalie (Menteri Muda Sosial, Kesejahteraan Perempuan dan Anak), Arief Rosyid Hasan (Menteri Muda Pemuda dan Olahraga), serta Noudhy Valdryno yang disebutkan sebagai Menteri Muda Komunikasi Informasi dan Digital.
Menteri Usia Muda
Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) Pemilih Muda (Fanta) Prabowo-Gibran, Arief Rosyid juga menanggapi viral bocoran susunan kabinet Prabowo-Gibran bila terpilih nanti menjadi presiden dan wakil presiden 2024-2029.
Arief menegaskan perihal komposisi nanti merupakan ranah dan wewenang Prabowo serta Gibran.
Termasuk soal keterlibatan anak muda di bawah usia 40 tahun di dalam kabinet.
"Itu kita serahkan ke Pak Prabowo dan Mas Gibran," kata Arief di Jakarta, Senin (19/2/2024).
Kendati menjadi ranah Prabowo-Gibran, TKN Fanta berkeyakinan keduanya bisa melibatkan anak muda usia di bawah 40 atau minimal 35 tahun untuk masuk kabinet.
Keyakinan itu didasarkan dari langkah Prabowo yang mengajak Gibran menjadi cawapres.
"Beliau menempatkan anak muda sebagai wakil presiden, Mas Gibran. Jadi posisi yang paling tinggi aja beliau bisa kasih kan? Apalagi posisi yang lain," kata Arief.
Arief teringat pidato Prabowo belakangan yang menegaskan ingin membangun merit sistem. Dengan begitu, menurut Arief, tentu akan banyak orang berprestasi dan selama ini punya kontribusi yang kemungkinan akan didorong untuk memperoleh tempat terbaik.
"Karena prinsip manajemen right man on the right place, tentu itu pasti akan dijalankan oleh beliau," kata Arief.
Berdasarkan hal tersebut, Arief berkeyakinan akan ada jajaran menteri usia muda yang akan dilibatkan di dalam kabinet, mengingat usia Gibran selaku wapres 36 tahun.
"Pemimpin tertinggi aja di bawah 40 masa di bawah-bawahnya nggak. Saya kira ini bukan hal yang asing karena di era Pak Jokowi kita punya dulu menteri muda, Mas Nadiem dan Mas Dito," katanya.
"Kita punya stafsus muda ada tujuh dan di kementerian lain juga banyak stafsus menteri, di Kementerian BUMN juga ada 7 sampai 12 persen orang muda. Jadi saya kira bukan hal yg baru buat Indonesia," tutur Arief.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Pilpres 2024
susunan kabinet
Prabowo-Gibran
Jokowi
SBY (Susilo Bambang Yudhoyono)
Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Juru Bicara Tim K
Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran Tegaskan Pemangkasan Makan Bergizi Rp 7.500 Cuma Isu |
![]() |
---|
Gibran Mundur dari Wali Kota Solo, Mardani Ali Sera Sebut Perlu Banyak Menyerap dan Siapkan Diri |
![]() |
---|
Menko PMK Muhadjir Sebut Transisi Pemerintahan Jokowi ke Prabowo Sudah Dibahas Dalam Rapat Kabinet |
![]() |
---|
AHY Dukung Prabowo Tambah Pos Kementerian dan Tak Persoalkan Berapa Jatah Menteri untuk Demokrat |
![]() |
---|
Prabowo-Gibran Ngopi Santai di Hambalang, Gerindra: Sangat Mungkin Bahas Format dan Formasi Kabinet |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.