Terlanjur Konsumsi Makanan Kedaluwarsa? Simak 5 Tips Cara Mengatasinya, Jangan Lupa Minum Air

Apabila Anda tidak sengaja mengonsumsi makanan yang sudah busuk atau sudah kedaluwarsa maka harus disimak tips untuk mengatasinya agar tidak keracunan

Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Junianto Hamonangan
Pixabay
Apabila Anda tidak sengaja mengonsumsi makanan yang sudah busuk atau sudah kedaluwarsa maka harus disimak tips untuk mengatasinya agar tidak keracunan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pernahkah Anda secara tidak sengaja atau tidak sadar mengonsumsi makanan yang sudah busuk atau sudah melewati tanggal kedaluwarsanya?

Penting untuk diketahui bahwa hal tersebut berpotensi menyebabkan keracunan.

Ruchika Jain, Kepala Ahli Gizi Klinis di Rumah Sakit Fortis, Vasant Kunj, Delhi, menjelaskan bahwa tingkat keparahan penyakit dapat bergantung pada jenis makanan, tingkat kedaluwarsa, dan cara penyimpanannya. 

Makanan dalam kemasan memiliki risiko yang lebih kecil jika dikonsumsi dalam waktu singkat setelah tanggal kedaluwarsanya. 

Sedangkan produk susu atau daging bisa menjadi berbahaya dalam waktu relatif cepat setelah kadaluarsa karena pertumbuhan bakteri, pembentukan jamur, atau perubahan kimia.

Mengonsumsi makanan kadaluarsa meningkatkan risiko tertelannya bakteri berbahaya seperti Salmonella, E coli, atau Listeria, yang dapat menimbulkan berbagai konsekuensi kesehatan yang mengganggu.

Baca juga: 10 Bapak-Bapak jadi Maskot Gemoy di Long March Relawan Prabowo-Gibran, Beratnya Minimal 80 kilogram

Risiko Makan Makanan Kedaluwarsa

1. Keracunan Makanan

Makanan kedaluwarsa mungkin mengandung bakteri yang dapat menyebabkan penyakit bawaan dari makanan itu. 

Gejala keracunan makanan antara lain mual, muntah, diare, sakit perut, demam. Pada kasus yang parah, dehidrasi dan kerusakan organ.

2. Toksisitas Jamur

Mengonsumsi makanan kedaluwarsa yang telah menimbulkan jamur dapat menyebabkan keracunan jamur. 

Biasanya keracunan jamur menimbulkan reaksi alergi, masalah pernapasan, sakit kepala, dan dalam kasus yang parah, gejala neurologis.

3. Pembusukan Makanan

Makanan kedaluwarsa dapat berubah rasa, tekstur, warna, dan bau, yang mengindikasikan pembusukan. 

Meskipun tidak selalu berbahaya, makanan basi dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau masalah pencernaan.

4. Adanya Bahan Kimia Berbahaya

Makanan tertentu, terutama makanan kaleng, mungkin mengandung bahan kimia berbahaya seperti bisphenol A (BPA) atau ftalat, yang lama kelamaan dapat larut ke dalam makanan.

Mengonsumsi makanan kaleng kedaluwarsa dapat meningkatkan risiko paparan bahan kimia tersebut.

Baca juga: Bareskrim Sita Aset Bos Narkoba Internasional Fredy Pratama, Berharap Serahkan Diri Kalau Miskin

Apa yang harus dilakukan jika Anda sudah telanjur mengonsumsi makananan kadaluwarsa?

1. Tetap Tenang

Panik tidak akan membantu situasi. Tarik napas dalam-dalam dan nilai bagaimana perasaan Anda. 

2. Periksa Gejalanya

Pantau diri Anda apakah ada tanda-tanda keracunan makanan atau reaksi alergi. Gejala mungkin termasuk mual, muntah, diare, sakit perut, demam, sakit kepala, atau pusing. 

3. Minum Air

Tetap terhidrasi. Minum air dapat membantu mengeluarkan racun dan meringankan gejala keracunan makanan

4. Carilah Saran Medis

Jika Anda mengalami gejala yang parah atau jika Anda mengkhawatirkan kesehatan Anda, segera dapatkan bantuan medis. Seorang dokter dapat memberikan panduan berdasarkan situasi spesifik Anda. 

5. Buang Sisa Makanan

Jika Anda menduga bahwa makanan yang Anda konsumsi adalah penyebab ketidaknyamanan Anda, buang sisa makanan untuk mencegah konsumsi lebih lanjut.

Untuk meminimalkan risiko yang terkait dengan makanan kadaluwarsa, penting untuk mematuhi pedoman keamanan pangan, termasuk memeriksa tanggal kedaluwarsa, menyimpan makanan dengan benar, dan segera membuang barang kadaluwarsa. 

Selain itu, jika Anda tidak yakin dengan keamanan suatu jenis makanan, sebaiknya berhati-hatilah dan jangan mengonsumsinya. (NDTV)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved