berita
Doa Koronka Kerahiman Ilalhi, Ketahui: Sejarah, Tata Cara dan Manfaatnya
Doa Koronka Katolik merupakan rangkaian doa permohonan pertobatan untuk menyelamatkan jiwa kekal yang akan mendekati ajal tiba.
Penulis: Joanita Ary | Editor: Fredderix Luttex
WARTAKOTALIVECOM, Jakarta -- Doa Koronka Katolik merupakan rangkaian doa permohonan pertobatan untuk menyelamatkan jiwa kekal yang akan mendekati ajal tiba.
Dari pengertian tersebut, bisa disebut bahwa doa Koronka termasuk doa Syafaat yang tidak hanya ditujukan untuk pribadi, tetapi juga orang lain di lingkungan sekitar yang membutuhkan.
Doa ini biasa dilakukan pada pukul 15.00 bertepatan dengan jam wafat Tuhan Yesus di kayu salib usai menebus dosa-dosa manusia.
Hal ini didasari oleh kesaksian Santa Faustina dalam bukunya Divine Mercy in My Soul, yakni:
"Begitu engkau mendengar jam berdentang pada pukul tiga, benamkanlah dirimu sepenuhnya ke dalam kerahiman-Ku, sembari sujud menyembah dan memuliakan-Nya; mohonlah kemahakuasaan-Nya bagi seluruh dunia, teristimewa bagi orang-orang berdosa yang malang; sebab saat itu belas kasih dibuka lebar bagi setiap jiwa."
Manfaat Doa Koronka Katolik
Kemudian apa saja manfaat jika kita secara rutin berdoa koronka Katolik ?
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa doa Koronka termasuk ke dalam doa Syafaat.
Artinya, jika seseorang melakukan doa ini, umat Katolik yakin bahwa orang tersebut telah ikut serta dalam menyelamatkan jiwa-jiwa.
Bukan Cuma itu saja, dalam Buku Harian Santa Faustina juga tertuang berbagai macam manfaat yang akan didapatkan jika seseorang rutin memanjatkan doa Koronka.
Berikut ini adalah manfaat doa Koronka bagi umat Katolik yang menjalaninya, diantaranya adalah:
"Jiwa-jiwa yang menyebarkan kehormatan rahmat-Ku, pada saat kematian mereka, Aku tidak akan menjadi Hakim bagi mereka, tetapi Juruselamat yang Maha Penyayang." (Buku Harian St. Faustina, 1075)
"Para imam akan menganjurkannya kepada orang-orang berdosa sebagai harapan keselamatan terakhir mereka. Bahkan kalaupun ada orang berdosa paling besar, jika dia membacakan tasbih ini hanya sekali, dia akan menerima rahmat dari belas kasihan-Ku yang tak terbatas. Aku ingin memberikan rahmat yang tak terbayangkan kepada jiwa-jiwa yang percaya pada belas kasihan-Ku." (Buku Harian St. Faustina, 687)
"Ketika orang-orang berdosa yang keras kepala mengatakannya, Aku akan mengisi jiwa mereka dengan kedamaian, dan saat kematian mereka akan menjadi saat yang membahagiakan." (Buku Harian St. Faustina, 1541)
"Aku berjanji bahwa jiwa yang menghormati gambar itu tidak akan binasa. Aku menjanjikan juga bahwa sudah sejak di dunia ini ia akan mengalahkan musuh-musuhnya, khususnya pada saat kematian. Aku sendiri akan membelanya bagaikan kemuliaan-Ku sendiri." (Buku Harian St. Faustina, 48)
"Barangsiapa yang membacanya (doa Koronka) akan menerima rahmat yang besar pada saat kematiannya." (Buku Harian St. Faustina, 687)
"Kepada para imam yang memberitahukan dan memuji belas kasihan-Ku, Aku akan memberikan kuasa yang menakjubkan; Aku akan mengurapi kata-kata mereka dan menyentuh hati orang-orang yang akan mereka ajak bicara." (Buku Harian St. Faustina, 1521)
Rangkaian Doa Koronka Katolik
Setelah kita mengenal dan mengetahui apa saja manfaat darin doa koronka Katolik, dan berikut ini adalah rangkaian doa Koronka Katolik yang bisa dilakukan:
1. Doa Koronka diawali dengan sepenuh hati kita mengucapkan rangkaian doa-doa berikut:
Bapa Kami (1 kali)
Salam Maria (1 kali)
Aku Percaya (1 kali)
2. Pada manik “Bapa Kami” rosario biasa, diucapkan doa berikut ini:
"Bapa yang kekal, kupersembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allahan Putera-Mu yang terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, sebagai pemulihan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia." (Sebutkan wujud kita)
3. Pada manik Salam Maria” rosario bisa, diucapkan doa berikut ini:
“Demi sengsara Yesus yang pedih, tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada kami dan seluruh dunia." (10 kali)
4. Koronka ditutup dengan doa:
"Allah yang Kudus, Kudus dan berkuasa, Kudus dan Kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia." (3 kali)
5. Doa Jam Kerahiman
Ya Yesus, Engkau telah wafat, namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa dan terbukalah lautan Kerahiman bagi segenap dunia. O, sumber kehidupan, Kerahiman Ilahi yang tak terselami, naungilah segenap dunia dan curahkanlah diri-Mu pada kami.
Allah yang kekal kerahimanMu tak terselami dan perbendaharaan belas kasihan yang tiada batasnya pandanglah aku dengan penuh kasih sayangMu, perlipatgandakanlah di dalam diriku kerahimanMu supaya pada saat yang sulit aku tak putus asa atau patah semangat melainkan dengan penuh harapan menyerahkan diri kepada kehendakMu yang suci, yang adalah kasih dan belaskasihan semata mata.
6. Doa Utama Kepada Kerahiman Ilahi
Darah dan air, yang telah memancar dari hati Yesus sebagai sumber kerahiman bagi kami.
Engkaulah Andalanku! (sebutkan ujub kita)
Allah yang kudus, kudus dan berkuasa, kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia (3 kali)
Yesus, Raja Kerahiman Ilahi, Engkaulah andalanku.
7. Tanda salib penutup
Demikianlah rangkaian doa koronka Katolik, semoga bermanfaat.
(Joanita Ary )
| Jumat Agung Dalam Katolik, Ibadatnya Dilakukan pada Pukul 3.00 sore, Ini Alasannya! |
|
|---|
| Bersamaan Dengan Pilpres 2024, Ini Jadwal Misa Rabu Abu di Keuskupan Agung Jakarta |
|
|---|
| Doa Mohon Keberhasilan Dalam Pekerjaan Melalui Santo Yusuf |
|
|---|
| Doa Novena Tiga Salam Maria |
|
|---|
| Novena Santo Antonius Dari Padua “Pembuat Mukjizat dari Allah”. |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Doa-Koronka-Kerahiman-Ilalhi-Ketahui-Sejarah-Tata-Cara-dan-Manfaatnya.jpg)