Selasa, 28 April 2026

Pilpres 2024

Prabowo Diserang Soal Pesawat Usang, Pengamat Minta Terminologi Ganjar dan Anies Harus Diluruskan

Prabowo disindir oleh dua pasangan Capres 2024 lainnya soal pembelian pesawat bekas tanpa ada perencanaan yang matang.

YouTube KPU RI
Capres Nomor Urut 1, Anies Rasyid Baswedan dengan Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto di debat ketiga Pilpres 2024 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Debat ketiga Calon Presiden 2024, Prabowo Subianto diserang oleh lawannya Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2024) kemarin.

Prabowo disindir oleh dua pasangan Capres 2024 lainnya soal pembelian pesawat bekas tanpa ada perencanaan yang matang.

Pengamat Politik Citra Institute, Efriza mengatakan, Prabowo selalu menyebut tentang usia pesawat yang masih layak dan sudah teruji dibanding harus membeli baru.

Ia menilai, ada terminologi atau istilah yang perlu dilurusan oleh Ganjar dan Anies terkait kata 'usang'.

"Apakah usang itu, barangnya sudah bekas walau sekali pakai, atau terminologi yang dijelaskan pak Prabowo, bahwa ini tidak usang karena yang dilihat usia pesawat itu," kata Efriza kepada Warta Kota, Senin (8/1/2024). 

Baca juga: Ini Alasan KPU Tempatkan Ganjar Pranowo di Antara Anies dan Prabowo Pada Debat Capres

Efriza melanjutkan, ada keselarasan ucapan Prabowo saat memberikan penjelasan soal usia pesawat yang dibelinya.

Sebab, Prabowo khawatir jika membeli pesawat usia satu sampai tiga tahun banyak timbul masalah karena prosesnya masih baru.

"Dalam pandangan pak Prabowo ya, itu belum teruji di lapangannya, hal itu yang ia ingin tonjolkan," terangnya.

Namun, Ganjar maupun Anies melihat dua aspek dalam pembelian alutsista bekas yang dilakukan Prabowo.

Pertama adalah biaya cukup mahal dan pesawat yang dibeli sudah dipakai dalam waktu lama yakni 15 tahun.

Kedua, Prabowo tidak menjelaskan perencanaan Menteri Pertahanan terkait pembelian Alutsista di tahun 2024 ini.

"Di tahun 2024 pun akan jadi pertanyaan, apakah sukses atau gagal dengan anggaran besar," tuturnya.

Sebelumnya, Capres nomor urut satu Anies Baswedan dan capres nomor urut dua Prabowo Subianto saling sindir saat debat Capres kedua di Istora Senayan, Jakarta Pusat pada Minggu (7/1/2024) malam.


Sementara capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo dianggap memanfaatkan momentum tersebut untuk mengurai program dan permasalahan dengan data yang dimiliki.


Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Dr. Emrus Sihombing mengaku terkejut dalam sesi awal, Anies justru memanfaatkan momentum pemaparan visi di bidang pertahanan untuk mengkritik Prabowo.


Mulai dari serangan siber berupa peretasan di Kementerian Pertahanan RI yang dipimpin Prabowo, pembelian alutsista bekas padahal kementerian dikucurkan anggaran Rp 700 triliun.


Kemudian kepemilikan lahan seluas 340.000 hektar ketika separuh anggota TNI tak memiliki rumah dinas. (m26)
 

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved