Pilpres 2024
Sikap Sandiaga Uno Adem Sekali Terhadap Dua 'Mantannya', Ini Katanya Soal Anies dan Prabowo
Politisi PPP Sandiaga Uno patut diacungi jempol saat dimintai keterangannya soal Anies dan Prabowo. Dia tak mau menyinggung mantan koleganya itu.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Politisi PPP Sandiaga Uno tak mau bereaksi berlebihan atas pernyataan capres nomor urut 1 Anies Baswedan yang merasa ditinggal kala memimpin Jakarta.
Seperti diketahui, Anies selama memimpin Jakarta didampingi oleh dua wakil gubernur, yaitu Sandiaga dan Ahmad Riza Patria (Ariza).
Baca juga: Sandiaga Uno di Depan Warga Kronjo Janjikan Solar Murah Bila Ganjar-Mahfud Menang
Sandiaga mendadak mundur dari posisi Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 27 Agustus 2018, karena memutuskan untuk menjadi calon wakil presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
Saat berkampanye bersama Anies di Pilgub DKI Jakarta pada 2017 melawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, penuh dengan pertikaian.
Kala itu warga Jakarta terbelah karena adanya unsur SARA yang dimainkan.
Karena itu, Sandiaga Uno yang juga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut meminta Anies untuk tak membuka lembaran lama, karena bisa menimbulkan perpecahan kembali.
Baca juga: Sandiaga Uno Buktikan Ekonomi Hijau Mampu Solusikan Keluhan Warga, dari Masalah Sampah hingga Pinjol
Hal tersebut dikatakan Sandiaga dalam kunjungan ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Selasa (26/12/2023).
“Kalau diungkit-ungkit nanti bisa menimbulkan perpecahan, polemik dan lain sebagainya,” kata Sandiaga seperti dikutip dari YouTube Kompas TV, Selasa.
Ia menyatakan tak ingin membuka lembaran lama, karena dirinya akan fokus memenangkan capres-cawapres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024.
“Saya tidak ingin membuka lagi lembaran lama, masa lalu, sekarang kita fokusnya ke depan dan Pak Ganjar dan Pak Mahfud gitu fokusnya,” ujarnya.
Bahkan, Sandiaga juga enggan mengomentari ucapan "Ndasmu etik" yang dilontarkan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Sandiaga mengatakan dirinya tidak mau membahas silang pendapat antara Prabowo dan capres nomor urut 1, Anies Baswedan.
"Saya tidak akan membahas saling silang pendapat antara Pak Anies dan Pak Prabowo. Ini dua-duanya mantan saya," kata Sandiaga di Bekasi Junction, Proyek, Margahayu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (17/12/2023) sore.
Bahkan, ia berpendapat ucapan "Ndasmu etik" Prabowo tidak perlu dibesar-besarkan, karena rentan mengakibatkan perpecahan dan menyebabkan suasana Pemilu 2024 menjadi panas.
"Dua-duanya mantan saya dan saya sangat menghormati Pak Prabowo dan Pak Anies,” tegas Sandiaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Sandiaga-Uno-di-Istana-Negara-Gambir-Jakarta-Pusat-pada-Kamis-7122023.jpg)