Pilpres 2024
Program Makan Siang dan Susu Gratis Prabowo-Gibran Butuh Dana Rp450 T, Hashim: Bukan Anggaran Bansos
Anggota Dewan Pengarah TKN Prabowo-Gibran, Hashim Sujono Djojohadikusumo akui, anggaran program makan siang dan susu gratis bukan dari anggaran bansos
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: PanjiBaskhara
Oleh karena itu, pembinaan UMKM menjadi sangat penting agar pelaku usaha kecil, baik di daerah maupun di kota, dapat bersaing dalam pasar yang semakin modern.
Dengan mengadopsi konsep ekonomi digital untuk mendukung UMKM, Rosan yakin bahwa para pengusaha kecil di berbagai daerah akan memiliki peluang yang lebih besar untuk memasarkan produk mereka kepada pasar yang lebih luas.
"Kami berharap agar semakin banyak UMKM yang dapat meningkatkan kelasnya, sehingga mereka dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja," tambahnya.
Gibran Bakal Tonjolkan Program Ekonomi Digital
Ketua Relawan Prabowo Mania 08, Immanuel Ebenezer, menyatakan bahwa Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi menghadapi debat kedua yang akan berlangsung, Jumat (22/12/2023).
Dalam debat tersebut, Gibran diharap akan menyoroti program ekonomi digital yang akan diimplementasikan jika ia bersama dengan Capres Prabowo Subianto terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden.
Salah satu program yang akan diajukan adalah kredit untuk start-up milenial yang bertujuan untuk mendukung bisnis inovatif berbasis teknologi.
Ebenezer juga yakin bahwa Gibran telah mempersiapkan materi dan isu-isu yang akan dia sampaikan kepada publik dalam debat tersebut.
"Mungkin mas Gibran sudah menyiapkan seluruh materi yang diperlukan untuk debat. Hari ini debat Wapres sangat dinantikan oleh masyarakat."
"Namun, yang paling penting adalah apa yang telah dicapai oleh rakyat, bukan hanya hasil dari debat tersebut. Prabowo dan Gibran adalah pemimpin yang sangat pekerja," kata Immanuel Ebenezer, yang akrab disapa Noel.
Mengenai berbagai keraguan dan kritik mengenai kemampuan Gibran, Noel mengindikasikan bahwa Gibran akan memberi beberapa kejutan dalam debat.
Namun, ia memilih untuk merahasiakan jenis kejutan tersebut.
"Ide dasarnya adalah bahwa akan ada kejutan. Banyak yang meragukan kemampuan Gibran selama ini. Mereka berpendapat bahwa Gibran tidak memiliki keberanian dalam debat dan tidak memiliki gagasan. Kami akan melihat pada tanggal 22 nanti," tambahnya.
Noel juga mengakui bahwa pengalaman Gibran sebagai seorang pemimpin muda yang pernah menjabat sebagai wali kota akan membantu dalam memahami teknologi digital.
Dia percaya bahwa gagasan besar yang akan disampaikan oleh Gibran akan diterima dengan baik oleh generasi Z, karena Gibran memahami tantangan yang dihadapi oleh generasi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Hasyim-Ungkap-Alasan-Prabowo-Pilih-Gibran.jpg)