Kamis, 16 April 2026

Persiapkan Kelahiran Anak Kedua Vita Lebih Nyaman dengan Program JKN

Vita terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau sering disebut peserta mandiri dengan iuran dibayarkan pribad

Istimewa
Warga Gunung Putri Kabupaten Bogor Vita Handayani (31) yang telah terdaftar peserta Program JKN pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jaminan kesehatan dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) wajib dimiliki sebagai upaya antisipasi biaya pengobatan di masa depan, hal ini menjadi sangat penting agar seluruh masyarakat Indonesia terdaftar program tersebut.

Program JKN juga memberikan pelayanan persalinan sesuai dengan indikasi medis.

Seperti yang diketahui masyarakat, bukan hanya untuk persalinan normal yang dijamin tetapi untuk persalinan sesar pun dapat dijamin selama sesuai prosedur dan indikasi medis.

Salah satu warga Gunung Putri Kabupaten Bogor Vita Handayani (31) yang telah terdaftar peserta Program JKN pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dari perusahaan tempat ia bekerja.

Sebelumnya, Vita terdaftar sebagai peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau sering disebut peserta mandiri dengan iuran dibayarkan pribadi.

Ia sadar pentingnya memiliki Jaminan kesehatan dari Program JKN.

Dalam kondisi hamil 7 (tujuh) bulan dirinya sudah mempersiapkan proses persalinan yang akan dijalani dengan mengandalkan Program JKN.

“Mengingat kelahiran anak pertama saya melalui proses persalinan caesar jadi saya mempersiapkan persalinan kedua ini dengan proses jalan lahir yang sama. Saat anak pertama lahir belum ada Program JKN di Indonesia, jadi murni menggunakan biaya pribadi yang tidak sedikit bagi saya. Alhamdulillah semenjak ada Program JKN untuk berobat saya dan keluarga mengandalkan jaminan kesehatan, termasuk untuk proses kelahiran anak saya kali ini,” ujar Vita, Kamis (07/12)

Selama masa kehamilan Vita beberapa kali melakukan cek kandungan tanpa menggunakan jaminan kesehatan.

Menurutnya berobat tanpa jaminan tidak efisien dan berisiko karena biaya pengobatan yang tidak pasti.

Ia juga mengungkapkan walaupun untuk dirinya pribadi belum pernah mendapatkan layanan menggunakan Program JKN selain persiapan persalinan tapi ia membantu mengurus administrasi pengobatan kedua orang tuanya di rumah sakit.

“Saya kerap mengantar papa saya berobat di Rumah Sakit Sentra Medika untuk operasi katarak. Ia terdaftar segmen Pekerja Bukan Penerima Upah atau mandiri di kelas tiga alhamdulillah selama pelayanan kesehatan tidak pernah ada iur biaya mau pun perbedaan pelayanan kesehatan.

Selain itu, mama saya juga pernah mendapatkan pelayanan operasi selulitis di RSUD Cibinong sampai kontrol dan konsumsi obat juga semuanya dijamin oleh Program JKN. Saya melihat kedua orang tua saya mendapatkan layanan kesehatan dengan baik sampai sembuh,” tambah Vita.

Vita juga mengungkapkan untungnya jaminan kesehatan ia dan keluarga dijamin oleh perusahaan tempat ia bekerja, jadi iurannya sudah otomatis dibayarkan oleh perusahan.

Terdaftar di kelas satu baginya hanyalah perbedaan kelas rawat inap ketika rawat inap di rumah sakit, tapi obat dan kunjungan dokter tidak ada perbedaan layanan untuk semua peserta JKN.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved