Pilpres 2024
Prabowo Sebut Orang yang Pintar Bicara dan Retorika Belum Tentu Bisa Kerja
Prabowo Subianto mengatakan orang atau individu yang pandai dalam retorika atau berbicara, ada kemungkinan belum tentu bisa bekerja
WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR -- Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengatakan orang atau individu yang pandai dalam retorika atau berbicara, ada kemungkinan belum tentu bisa bekerja dengan baik buat rakyat.
Pernyataan Prabowo ini seperti sindirannya saat pernyataan penutup di debat capres yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (12/12/2023).
"Kita tahu banyak orang pintar. Pintar. Ada yang pintar ngomong, ada yang pintar ngeluh. Ada yang... Macam-macam pintarnya itu. Belum tentu bisa kerja untuk rakyat Indonesia," kata Prabowo dalam pidatonya di acara Konsolidasi Kopi Pagi di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/12/2023) sore kemarin.
Prabowo melanjutkan, dia merasa diberi pelajaran kalah dalam 2 kali pemilihan presiden (Pilpres).
Prabowo pernah bersaing sebagai capres dalam Pilpres 2014 dan 2019.
Pada Pilpres 2014 silam, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa kalah dari pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).
Baca juga: Ahmad Kailani Sebut Prabowo Sosok Pemimpin yang Mampu Merubah Masa Depan Indonesia, Ini Alasannya
Kemudian pada Pilpres 2019, Prabowo kembali mencoba peruntungan.
Saat itu dia berpasangan dengan Sandiaga Uno, tetapi kalah dari pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.
Sebelumnya Prabowo juga pernah bersaing dalam Pilpres 2009 sebagai calon wakil presiden.
Ketika itu dia berpasangan dengan Megawati Soekarnoputri dan kalah dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono.
"Saya juga merasa mungkin ada maksudnya saya harus kalah 2 kali," ujar Prabowo. Baca juga: Prabowo Ziarah ke Makam Bung Karno, Warga Sambut Antusias "'Yen Prabowo kau belajar dulu.' Dan Alhamdulillah saya sudah banyak belajar," ujar Prabowo.
Komitmen
Sebelumnta Prabowo Subianto berkomitmen melanjutkan pembangunan Indonesia.
Prabowo mengungkapkan ada syarat agar Indonesia maju dan menjadi negara makmur.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan pernyataan penutup debat perdana capres di halaman kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, (12/12/2023).
Baca juga: Komentar Ganjar Pranowo Soal Ndasmu Etik yang Dilontarkan Prabowo Subianto
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-di-debat-capres-perdana-KPU-RI.jpg)