Rabu, 13 Mei 2026

Berita Nasional

Program Hilirisasi Presiden Jokowi, Bahlil Lahadalia: Indonesia Bisa Masuk APEC

Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menjelaskan program hilirisasi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi momentum Indonesia Emas 2045.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: PanjiBaskhara
Wartakotalive.com/Miftahul Munir
Di Media Centre Indonesia Maju, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2024), Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menjelaskan program hilirisasi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi momentum Indonesia Emas 2045. 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dinilai tengah fokus program hilirisasi demi menuju Indonesia emas tahun 2045.

Hilirisasi tersebut merupakan suatu proses atau strategi demi meningkatkan nilai tambah komoditas yang dimiliki oleh negara.

Program hilirisasi pun menjadi momentum Indonesia untuk menambah cadangan devisa negara.

Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menjelaskan, Indonesia bisa memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA).

Hal itu untuk sejajarkan diri dengan negara maju dan kendalikan dunia.

"Berkaca dari periode 1980-an, Indonesia bisa masuk APEC karena cadangan minyak mentah kita yang berlimpah ruah."

"Di periode ini juga kita wajib memanfaatkannya," ujarnya di Media Centre Indonesia Maju, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2024).

Bahlil menerangkan, sebelum Jokowi menjadi Presiden RI selama dua priode, Indonesia melakukan ekspor bahan mentah ke sejumlah negara.

Kemudian, bahan mentah itu diolah oleh negara luar dan setelah bahan itu jadi, Indonesia melakukan impor.

Hal ini yang kemudian diubah oleh Jokowi sejak menjabat sebagai Presiden RI tahun 2014 hingga sekarang.

Di mana Jokowi melakukan hilirisasi demi menaikan devisa negara dan saat ini dunia sangat segan dengan Indonesia.

"Terlebih dalam beberapa tahun terakhir, setelah presiden mengeluarkan kebijakan larangan ekspor bahan baku, banyak negara di Eropa dan Amerika teriak," ungkapnya.

Pria asli Papua ini meminta kepada seluruh kontestasi Pilpres 2024 yang menang agar bisa melanjutkan program hilirisasi.

Selain menambah devisa negara, program hilirisasi juga menciptakan lapangan kerja untuk rakyat Indonesia.

"Ekspor kita 2017-2018 dari komoditas nikel itu 3,3 miliat USD," jelasnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved