Berita Nasional
Komunitas Anyer Menteng Imbau Mahasiswa Tak Terprovokasi Aksi Anarkis
Komunitas Anyer Menteng mengingatkan peserta demo di Jakarta Pusat agar menjaga aksi tetap damai dan tidak terprovokasi.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Dwi Rizki
Ringkasan Berita:
- Komunitas Anyer Menteng, Jakarta Pusat, mengimbau mahasiswa dan masyarakat agar tidak terprovokasi ajakan aksi demonstrasi yang berujung anarkis.
- Mereka menekankan pentingnya menjaga aksi tetap damai, tertib, dan tidak mudah dipengaruhi provokator.
- Selain itu, peserta aksi juga diingatkan untuk waspada terhadap penyebaran hoaks di media sosial yang dapat memicu emosi dan kericuhan.
WARTAKOTALIVE.COM, KRAMAT JATI - Komunitas Anyer Menteng, Jakarta Pusat mengajak masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, untuk tidak terprovokasi ajakan aksi demonstrasi yang berujung anarkis.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya empat aksi unjuk rasa yang digelar di wilayah Jakarta Pusat pada Rabu (13/5/2026).
Perwakilan Komunitas Anyer Menteng, Samsuri, menegaskan bahwa mahasiswa dan pemuda perlu menjaga agar aksi tetap damai, tertib, dan tidak mudah terprovokasi pihak-pihak tertentu.
Ia menilai, aksi anarkis dalam demonstrasi justru merugikan masyarakat luas dan mencoreng tujuan utama penyampaian aspirasi.
“Anarkis itu tidak bagus, perbuatan negatif dan merugikan banyak orang. Fasilitas umum rusak, lalu lintas terganggu, akhirnya yang terlihat hanya kerusuhan dan kehancuran,” ujarnya, Rabu (12/5/2026).
Baca juga: Dokter Tifa Siap Perang di Persidangan Kasus Ijazah Jokowi, Janji Cecar 130 Saksi dan 27 Ahli
Menurut Samsuri, demonstrasi merupakan hak demokrasi yang harus dijalankan secara dewasa agar aspirasi dapat tersampaikan dengan baik kepada pemerintah.
Ia juga mengingatkan peserta aksi untuk tetap menjaga barisan dan waspada terhadap pihak-pihak yang berpotensi menyusup dan memancing emosi massa.
“Kita harus benar-benar menjaga diri dalam aksi. Jangan sampai ada penyusup atau provokator yang masuk lalu memancing emosi massa. Jangan sampai terprovokasi,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan Komunitas Anyer Menteng lainnya, Suprihatin, menekankan pentingnya komunikasi antarpeserta aksi agar situasi tetap kondusif di tengah meningkatnya aksi unjuk rasa.
“Yang penting kita bersatu dan tetap damai. Kalau ada orang tidak dikenal yang menghasut, itu harus diwaspadai,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pengaruh media sosial yang dinilai dapat memicu tindakan anarkis melalui penyebaran hoaks dan informasi yang tidak terverifikasi.
“Pengaruh hoaks di media sosial besar sekali. Banyak informasi yang belum tentu benar akhirnya memancing emosi masyarakat,” kata Suprihatin.
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi serta tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.
Suprihatin berharap seluruh peserta aksi dapat menjunjung nilai demokrasi dengan menyampaikan aspirasi secara santun, damai, dan konstitusional.
“Aksi damai menunjukkan kedewasaan demokrasi. Pesannya juga akan lebih efektif dan mendapat simpati masyarakat dibanding aksi yang berujung kerusuhan,” tandasnya. (m26)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Sepanjang 2026, KAI Angkut 16,6 Juta Ton Batu Bara untuk Pasok Listrik Jawa-Bali |
|
|---|
| TNI Lawan Menteri HAM Tetap Rutin Bubarkan Nobar Film Pesta Babi |
|
|---|
| Daftar 3 Kiai Diduga Cabul Terungkap di Berbagai Wilayah Indonesia |
|
|---|
| Juri LCC 4 Pilar MPR RI Diduga Tantang Cek LHKPN, Segini Harta Keduanya |
|
|---|
| Pengusaha China Ngeluh Maraknya Pungli di Indonesia dan Kebijakan Berubah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/UNJUK-RASA-Komunitas-Anyer-Menteng-Jakarta-Pusat.jpg)