Senin, 13 April 2026

Pilpres 2024

KPU Bantah Hapus Debat Cawapres, Gibran Akan Ditemani Prabowo Subianto

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membantah menghapus debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada Pilpres 2024.

Editor: Desy Selviany
Tim Prabowo-Gibran
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, capres-cawapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Penegakan Hukum Terpadu (Rakornas Gakkumdu) di Hotel Grand Sahid, Sudirman, Jakarta, Senin (27/11). 

WARTAKOTALIVE.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membantah menghapus debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) pada Pilpres 2024.

Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari meluruskan bahwa yang terjadi adalah mengubah format debat Pilpres 2024.

Di mana nantinya Cawapres akan didampingi calon presiden (capres) saat menggelar debat.

Pada agenda debat cawapres, cawapres tetap menjadi aktor utama debat, meski capres menyertainya di panggung. Begitu pun sebaliknya.

Sehingga saat debat Cawapres, Muhaimin Iskandar akan ditemani Anies Baswedan, kemudian Gibran Rakabuming akan ditemani Prabowo Subianto, dan Mahfud MD akan ditemani oleh Ganjar Pranowo.

Dikutip dari Kompas.com pada Minggu (3/12/2023) Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari menegaskan pihaknya tak mungkin meniadakan debat cawapres.

Sebab, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) mengharuskan tiga kali debat capres dan dua kali debat cawapres.

Ia mengungkapkan, format debat ini diubah supaya pemilih dapat melihat sejauh mana kerja sama masing-masing capres-cawapres dalam penampilan debat.

Baca juga: Prabowo Subianto Bakal Pensiun Jadi Capres Jika Kalah di Pilpres 2024

"Sehingga kemudian supaya publik makin yakinlah teamwork (kerja sama) antara capres dan cawapres dalam penampilan di debat," kata Hasyim.

Selain itu Komisioner KPU RI Idham Holik juga membantah bahwa pihaknya meniadakan debat capres maupun debat cawapres.

"Justru KPU menampilkan yang lebih baik agar masyarakat mendapatkan informasi yang jauh lebih utuh. Jadi di setiap debat itu, tergantung pada, debat kali ini untuk debat siapa? Kalau itu debatnya capres, maka aktor utamanya capres. Kalau debat cawapres, maka aktor utamanya adalah cawapres," kata Idham, kemarin.

Kata Idham, debat kali ini tidak dipisahkan sebab Capres dan Cawapres merupakan calon Dwitunggal.

"Kita mesti ingat, yang namanya calon presiden dan calon wakil presiden itu adalah calon dwitunggal," lanjut dia.

Idham menambahkan, konsep debat yang sejauh ini diberitakan masih berupa rencana hasil rapat dengan tim pasangan capres-cawapres pada Rabu (29/11/2023).

Rencanya konsep itu akan dimatangkan dalam rapat lanjutan beberapa waktu ke depan bersama tim pasangan capres-cawapres.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved