Sabtu, 25 April 2026

Pilpres 2024

Pengamat Universitas Melbourne: Tak Ada Jaminan Prabowo Loyal pada Jokowi Jika Menang Pilpres

Pengamat Universitas Melbourne menegaskan tidak ada jaminan Prabowo tetap patuh pada Jokowi jika terpilih jadi Presiden. Prabowo bawa gerbong sendiri.

Editor: Rusna Djanur Buana
Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Tidak ada jaminan Prabowo tetap loyal pada Jokowi jika terpilih jadi presiden. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Presiden Joko Widodo mendukung penuh pencalonan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024.

Hal itu dibuktikan melalui restu kepada Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi pasangan Prabowo.

Sekalipun pencalonan Gibran dibumbui drama di Mahkamah Konstitusi, yang membuat Gibran akhirnya memenuhi syarat sebagai cawapres meski belum berusia 40 tahun.

Banyak yang menyebut keberadaan Gibran membuat Jokowi masih punya kemampuan untuk mengontrol kebijakan jika Prabowo-Gibran menang.

Namun pendapat berbeda disampaikan oleh Direktur Asia Institute University of Melbourne Australia Vedi R Hadiz.

Ilmuwan sosial itu menyebut, tak ada jaminan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto bisa dikendalikan Presiden Joko Widodo jika terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Sekalipun wakil presiden Prabowo adalah anak sulung Jokowi.

"Kalau skenario Prabowo-Gibran menang, apakah Prabowo rela pemerintahan dia itu dikendalikan dari belakang oleh Jokowi dari anaknya?" kata Vedi dalam acara Rosi di Kompas TV, Jumat (17/11/2023).

Ego Prabowo besar

Menurut Vedi, Prabowo punya kepentingan sendiri dan jaringan yang berbeda dengan Jokowi. Belum lagi, Prabowo dinilai memiliki ego sendiri jika menjadi seorang presiden.

"Artinya tidak selinear itu, karena kalau skenario itu yang jalan, menurut saya episode kedua dan ketiga berikut adalah ketegangan di dalam itu.

Siapa sih yang menguasai pemerintah? Dan masing-masing punya jaringannya sendiri," tuturnya.

Prabowo juga dinilai bisa meminimalisasi pengaruh Gibran dalam pemerintahan jika ia terpilih jadi Presiden.

Posisi Gibran, kata Vedi, hanya berdampak dalam jangka waktu panjang sebagai modal politik di tahun 2029.

"Jangka panjangnya saya kira adalah, ini kan wapres, setelah wapres jadi apa lima tahun berikutnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved