Rabu, 29 April 2026

Pilpres 2024

Kisah Muhammad Syaugi Alaydrus, Kapten Timnas AMIN yang Pernah Pimpin Basarnas Periode 2017-2019

Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus resmi ditunjuk sebagai kapten Timnas pasangan capres dan cawapres Anies-Cak Imin (AMIN).

Editor: PanjiBaskhara
Istimewa
Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus resmi ditunjuk sebagai kapten Timnas pasangan capres dan cawapres Anies-Cak Imin (AMIN). 

- Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun

- Satyalancana Dwidya Sistha Ulangan I

- Satyalancana Gerakan Operasi Militer (G.O.M.) IX

- Raksaka Dharma Satyalencana Gerakan Operasi Militer (G.O.M.) VII (Aceh),

- Satyalancana Dharma Nusa Satyalancana Wira Nusa

- Satyalancana Wira Dharma

Syaugi Alaydrus adalah salah satu contoh dari generasi penerbang TNI Angkatan Udara yang berkontribusi dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Ia juga merupakan inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk mengembangkan potensi diri mereka dalam bidang militer dan sipil.

Foto Muda Muhammad Syaugi

Capres Anies Baswedan mengunggah foto muda Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi, melalui akun Instgaramnya @aniesbaswedan.

Seperti yang diketahui, Muhammad Syaugi resmi menjadi Kaptenm Timnas pasangan capres dan cawapres Anies Baswedan dan Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak imin atau Gus Imin, di Pilpres 2024.

Dalam unggahannya di Instagram dikutip Wartakotalive.com, Anies Baswedan sebut Muhammad Syaugi ialah pilot pesawat tempur F-16.

Capres Anies Baswedan unggah foto era muda dan ketangguhan Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi yang dahulu seorang pilot pesawat tempur F-16.
Capres Anies Baswedan unggah foto era muda dan ketangguhan Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Syaugi yang dahulu seorang pilot pesawat tempur F-16. (Kolase Wartakotalive.com/Istimewa)

Dimana Muhammad Syaugi dapat menahan G-Force sampai 9G.

"Ini nih kapten Timnas AMIN, Marsekal Madya TNI (Purn.) Muhammad Syaugi. Ngeri nggak? Ngeri dong…

Untuk jadi pilot pesawat tempur F-16 yg kecepatannya bisa sampai 2.400 km/jam dan menahan G-Force sampai 9G itu dibutuhkan banyak keahlian, seperti:

Sumber: WartaKota
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved