BPJS Kesehatan
Nurmalina Bangga Menjadi Peserta JKN Karena Kesehatannya Terjamin
Nurmalina sangat bangga menjadi salah satu peserta JKN karena telah merasakan sangat terbantu.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Memasuki usia lanjut, kesehatan pada tubuh menjadi prioritas untuk dapat menjalani kehidupan sehari-sehari.
Dalam usaha menjaga dan menjamin kesehatan secara maksimal, keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat menjadi andalan dalam melindungi kondisi kesehatan para peserta.
Di usia yang tidak lagi muda, Nurmalina Tampubolon salah satu peserta BPJS Kesehatan sejak keberadaannya di tahun 2014 hingga sekarang memandang penting menjadi bagian kepesertaan jaminan kesehatan.
Dirinya telah menjadi peserta semenjak ia bekerja pada suatu perusahaan sehingga terdaftar pada segmen Pekerja Pemberi Upah (PPU). Tetapi kini dirinya telah menjalani purna tugas sehingga kepesertaannya beralih pada segmen mandiri.
“Selama ini saya sering memanfaatkan kepesertaan BPJS Kesehatan milik saya ini. Tentu ada suka dan duka tapi banyak sukanya karena sangat tertolong apalagi di usia lanjut ini saya harus sering bolak balik ke rumah sakit untuk mengecek dan menerima perawatan pada kondisi kesehatan saya yang kerap kali menurun," ungkapnya.
Ditemui pada saat menjalani rawat inap di Rumah Sakit St. Carolus, dirinya dengan senang membagikan pengalaman menyenangkan yang ia alami dalam hal kemudahan menerima pelayanan oleh seluruh tenaga kesehatan. Dengan senang dirinya ungkapkan dari awal kedatanganya, sudah langsung dilayani dengan baik.
“Saat datang kesini saya langsung dilayani dan dirawat dengan baik oleh petugas rumah sakit sehingga membuat saya merasa senang saat di rawat disini," ucapnya.
Terdaftar menjadi peserta JKN membuat dirinya sangat bahagia dan bersyukur karena selama pengobatan apapun masalah pada kesehatan dapat ditangani dengan kepemilikan JKN.
Apalagi saat ini dalam proses pendaftaran pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) sangat mudah dapat hanya menggunakan KTP maupun kartu digital pada aplikasi Mobile JKN karena menyesuaikan dengan harapan pencapaian transformasi mutu layanan.
“Mekanisme pelayanan selama memanfaatkan kepesertaan BPJS Kesehatan sangat mudah yang pasti harus memiliki surat rujukan dari puskesmas sehingga dapat mempermudah dan meringkas proses pelayanan kesehatan," ujar Nurmalina.
Menurut Nurmalina, sekarang ini dirinya sangat merasakan perbedaan dengan yang semula karena sudah dikembangkan menjadi lebih baik.
Tidak hanya menyoroti pada kemudahan proses pelayanan kesehatan dengan memiliki kepesertaan JKN, dirinya juga tanpa ragu mengungkapkan kalau selama di rawat jalan di Rumah Sakit St.Carolus ini dirinya tak dimintai pungutan biaya tambahan apapun.
“Selama menerima pengobatan dengan rawat inap disini secara langsung saya mendapatkan pelayanan dengan baik juga saya tidak merasakan adanya permintaan pemungutan biaya tambahan apalagi dengan jumlah yang banyak," sebutnya.
Mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal dengan pelayanan yang mudah, cepat, tidak berbelit-belit oleh petugas kesehatan di Rumah Sakit St.Carolus dengan menjadi peserta JKN, hal ini membuat dirinya merasa bangga karena sudah sangat merasakan perbedaan dan perkembangan yang substansial dalam hal mekanisme pelayanan hingga inovasi-inovasi lain terkait pemberian pelayanan yang memberikan perbedaan dengan yang dulu.
Ia ungkapkan tidak mengalami adanya perbedaan perlakuan dengan menjadi peserta JKN dengan peserta umum maupun lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Nurmalina-peserta-JKN-BPJS-Kesehatan.jpg)