Kesehatan
Tidak Spesifik Pada Nyeri Punggung, Kenali Gejala Lain dari Kanker Darah Multiple Myeloma
Dr. Ralph menjelaskan, gejala Multiple Myeloma umumnya tidak spesifik seperti nyeri punggung yang sering dialami, nyeri dada dan sakit perut
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kanker merupakan penyakit yang ditandai dengan adanya sel yang abnormal. Sel abnormal tersebut bisa berkembang tanpa terkendali dan memiliki kemampuan untuk menyerang, serta berpindah antar sel dan jaringan tubuh.
Badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) menyebutkan kanker sebagai salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Kematian akibat kanker di dunia diperkirakan akan terus meningkat hingga lebih dari 13,1 juta pada 2030.
Penyakit kanker banyak jenisnya, salah satunya adalah Multiple Myeloma merupakan salah satu jenis kanker darah yang menyerang sel plasma di sumsum tulang belakang.
Kondisi ini terjadi saat sel-sel plasma yang tidak normal (abnormal) tumbuh dan berkembang secara berlebihan dan mengganggu sel-sel yang sehat di sekitarnya.
Sel-sel kanker ini juga memproduksi antibodi abnormal. Selain tidak bisa berfungsi untuk melindungi tubuh, penumpukan antibodi abnormal tersebut bisa merusak organ tertentu, seperti ginjal, tulang dan sistem saraf.
Ahli onkologi dr. Ralph Girson Gunarsa Sp.PD-KHOM menyebutkan, risiko Multiple Myeloma meningkat seiring bertambahnya usia dan umumnya tidak dapat disembuhkan, dengan angka kematian yang masih sangat tinggi.
"Sekitar setengah dari pasien yang baru terdiagnosa tidak dapat bertahan hidup lebih dari lima tahun dan sekitar satu dari sepuluh pasien dengan multiple myeloma akan meninggal dalam waktu kurun waktu satu tahun setelah didiagnosa," ujar dr. Ralph dalam webinar Media Education on Multiple Myeloma yang digelar Johnson & Johnson Indonesia, Kamis (2/11/2023).
Gejala Multiple Myeloma
Dr. Ralph menjelaskan, gejala Multiple Myeloma umumnya tidak spesifik seperti misalnya nyeri punggung yang sering dialami, nyeri dada, sakit perut dan tidak selalu berupa rasa nyeri pada tulang.
"Namun pasien perlu waspada akan nyeri yang persisten dan tidak dapat dijelaskan, merasa tidak sehat secara umum atau kondisi anemia yang penyebabnya tidak diketahui. Dengan gejala tersebut pasien diharapkan segera melakuan pemeriksaan myeloma," sebutnya.
Jika tidak segera ditangani, Multiple Myeloma dapat menyebabkan beragam komplikasi, antara lain gangguan pada tulang, seperti nyeri tulang, tulang keropos, dan tulang patah, mudah terkena infeksi, anemia dan trombositopenia serta gagal ginjal.
“Jika Anda memiliki gejala-gejala seperti merasakan nyeri yang cukup lama dan tidak dapat dijelaskan, kemudian anda sering merasa tidak sehat, dan bila anda mengalami anemia yang penyebabnya tidak diketahui, maka segeralah periksakan diri anda untuk pemeriksaan myeloma," jelas dr. Ralph.
Lansia faktor resiko umum Multiple Myeloma
Dr. Ralph mengatakan, penyebab Multiple Myeloma tidak diketahui secara pasti, hanya saja terdapat sejumlah faktor risikonya.
Dokter yang berpraktik di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi ini menyebutkan bahwa lanjut usia adalah salah satu faktor risiko yang umum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ilustrasi-kanker-darah.jpg)