Narkoba

Polisi Tangkap Kurir Sabu di Kampung Ambon, AKBP Panjiyoga: Kami Tunggu Informasi Senyap Berikutnya

Serse Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap seorang kurir narkoba jenis sabu di Kampung Ambon. Ini berkat informasi dari warga.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Valentino Verry
warta kota/munir
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Indrawieny Panjiyoga, mengatakan pihaknya menunggu informasi seyap dari warga Kampung Ambon soal peredaran narkoba. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kampung Permata atau yang lebih dikenal sebagai Kampung Ambon, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, ternyata masih jadi tempat favorit untuk mengedarkan narkoba jenis sabu.

Meski aparat kepolisian sering menggerebek Kampung Ambon, tidak membuat para pengedar maupun bandar takut dan bertobat.

Baca juga: Tiga Pengedar Sabu Jaringan Internasional Diringkus, Bermula dari Penangkapan di Kampung Ambon

Baca juga: Warga Kapuk Bentrok dengan Warga Kampung Ambon, Salah Paham Jadi Penyebabnya

Belum lama ini, Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menciduk seorang kurir sekaligus pengedar sabu di Kampung Ambon berinisial ZF.

Menurut Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Indrawieny Panjiyoga, ZF beberapa kali mengirim sabu ke Kampung Ambon dalam jumlah besar.

"Terakhir dia kirim itu sekitar bulan September 2023 kemarin itu sebanyak satu kilogram lebih," kata Panji, Selasa (31/10/2023).

Panjiyoga menjelaskan, dari Kampung Ambon, barang haram tersebut dipecah oleh bandarnya menjadi paket kecil siap edar.

Kemudian, sabu paket kecil itu disebar ke wilayah Tamansari dan Palmerah, Jakarta Barat.

Polisi berhasil menggulung pemakai, kurir dan pengedar narkoba di Kamung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
Polisi berhasil menggulung pemakai, kurir dan pengedar narkoba di Kamung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu. (Warta Kota/Desy Selviany)

"Kami berhasil mengungkap jaringan ini dan setelah kami kembangkan mereka akan mengirim dalam jumlah yang lebih besar lagi sebangak 25 Kg," jelasnya.

Mantan Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat ini mengaku, selama penggerebekan di Kampung Ambon tidak ada perlawanan dari warga sekitar.

Sebab, warga di Kampung Ambon sejatinya sudah resah dengan aksi peredaran narkoba di sana.

Hanya saja mereka takut untuk memberikan informasi ke polisi demi keselamatan nyawa keluarganya.

"Mungkin dulu pernah (ada perlawanan), kalau sekarang tidak ada lagi, mudah-mudahan warga bisa memberikan informasi ke kami secara senyap demi memberantas narkoba," terangnya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved