Kisah Pengusaha Jus Program Jakpreneur Pemprov DKI Jakarta yang Kini Punya 12 Cabang
Jakpreneur yang merupakan program unggulan Pemprov DKI Jakarta sukses menghasilkan para wirausahawan muda.
Usahanya dirintis karena dirinya hobi membuat dan meminum jus. Dari sana ia membagikan ke teman-teman serta keluarga.
Jus buatannya disebut Desy mendapat respons positif. Hal itulah yang membuat ia memberanikan diri untuk berjualan.
Ia kemudian merekrut dua orang sales yang berjualan jus dengan menggunakan motor di sekolah serta masjid.
Satu orang sales membawa 50 jus kemasan gelas plastik seharga Rp 10.000. Jus disimpan di boks pendingin.
Lantaran diminati konsumen, usaha Desy terus berkembang. Hingga kini ia memiliki 12 cabang.
Perkembangan tersebut tak lepas dari program Jakpreneur dari Suku Dinas KPKP Jakarta Timur di Kecamatan Kramat Jati.
"Melalui Sudin KPKP Jakarta Timur, kami difasilitasi mengikuti seminar dan dibantu pembuatan surat izin usaha. Kami sempat mengisi stan Formula E di Ancol (Juni 2022)," ujar Desy.
Pemprov DKI Jakarta Dinilai Berpihak ke Rakyat, DPRD Ingatkan Tantangan Banjir hingga Kemacetan |
![]() |
---|
Tak Hanya ITCS Berbasis AI, Pemprov DKI Harus Benahi Penyempitan Jalan dan Transum |
![]() |
---|
Gratis Naik Transportasi Umum, Warga Jakarta Puas Punya KLGĀ |
![]() |
---|
Pramono Klaim jadi yang Pertama di Tingkat Pemprov, DKI Jakarta Laporkan APBD ke Publik |
![]() |
---|
Ada Bangunan Liar di Lahan Fasum, Warga Kalideres Minta Pramono Turun Tangan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.