Sabtu, 18 April 2026

Berita Internasional

PM Israel Benjamin Netanyahu Beri Peringatan Keras ke Hamas dan Palestina: Kami Baru Memulai Perang

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu beri peringatan keras kepada Hamas dan Palestina, Selasa (10/10/2023).

Penulis: Desy Selviany | Editor: Sigit Nugroho

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan bahwa pihaknya baru memulai peperangan terhadap Hamas dan Palestina.

Peringatan itu disampaikan Benjamin Netanyahu di akun Twitternya pada Selasa (10/10/2023).

“Warga Israel yang terkasih, kami telah memulai, dan saya tekankan bahwa kami baru saja memulai, untuk menyerang Hamas,” tulis Benjamin Netanyahu.

Menurut Benjamin Netanyahu, gambaran kehancuran yang terjadi di kubu Hamas di Gaza saat ini hanyalah permulaan.

Pihak Israel mengaku telah melenyapkan ratusan anggota Hamas dan mereka tidak akan berhenti di situ.

Benjamin Netanyahu pun memperingatkan bahwa di setiap tempat dimana Hamas beroperasi maka akan berubah menjadi reruntuhan.

Baca juga: Dukungan Zelensky Untuk PM Israel Benjamin Netanyahu, Solidaritas Untuk Israel Yang dilanda Konflik

Baca juga: Kondisi Terkini Rumah Sakit Indonesia di Gaza usai Dihantam Bom Israel, Kamar Jenazah Penuh

Baca juga: Presiden Jokowi Desak Hentikan Perang Palestina Israel, Selesaikan dari Akar Konflik

Bahkan, Benjamin Netanyahu bersumpah bahwa kerusakan itu akan lebih banyak lagi di hari yang akan datang.

“Hal ini sudah terjadi saat ini, dan akan terjadi lebih banyak lagi di masa depan,” ucap Benjamin Netanyahu.

Benjamin Netanyahu disebut terus berhubungan dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan para sekutu lainnya.

Sebentar lagi kata Benjamin Netanyahu, sebuah kapal induk Amerika Serikat yang merupakan salah satu kapal terbesar di dunia akan tiba di Israel.

Diketahui hubungan Israel dan Palestina kembali memanas.

Hal ini bermula dari serangan Hamas pada Sabtu (7/10/2023) di Israel.

Serangan tersebut menewaskan ratusan warga sipil di Israel yang hanya sesaat kemudian dibalas oleh Israel dengan menyerang jalur Gaza yang dianggap sebagai persembunyian Hamas.

Sedikitnya 1.100 orang baik dari pihak Israel dan Palestina tewas akibat pertempuran tersebut berdasarkan data hari Senin (9/10/2023).

Hingga Selasa (10/10/2023) pagi, pihak Israel masih melancarkan serangan balasan dan menunggu bantuan dari negara sekutu untuk menyerang Gaza

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved