Senin, 13 April 2026

Pemilu 2024

Elektabilitas di Jatim Melonjak, Pengamat: Pelan Tapi Pasti, Massa NU Solid Dukung Anies-Cak Imin

Elektabilitas di Jatim Melonjak, Pengamat: Pelan Tapi Pasti, Massa NU Solid Dukung Anies-Cak Imin

Editor: Dwi Rizki
Instagram
Anies-Imin 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kenaikan elektabilitas Anies Baswedan di Jawa Timur setelah deklarasi berpasangan dengan Muhaimin Iskandar dinilai wajar.

Seiring berjalan waktu, tingkat ketepilihan capres-cawapres Koalisi Perubahan ini akan semakin melonjak.

Karena kian solidnya massa pendukung dari kalangan Nahdlatul Ulama, yang menjadi basis PKB.

Demikian disampaikan Dosen Pascasarjana Universitas Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur Ahmad Sahidah menanggapi hasil survei terbaru Politika Research and Consulting (PRC) yang dirilis kemarin.

Survei PRC yang dilakukan pada 7-12 September 2023 ini menemukan elektabilitas Anies naik menjadi 18,3 persen dari hasil survei di bulan April sebesar 14 persen.

Hasil sigi bertajuk "Peta Politik Jawa Timur Pasca-Deklarasi Pasangan AMIN" ini juga menunjukkan elektabilitas pasangan Anies-Muhaimin berkisar 18-19 persen dari 3 simulasi.

Sementara dukungan dari warga NU kepada Muhaimin Iskandar berpasangan dengan Anies Baswedan mencapai 54,7 persen.

"(Kenaikan 4 persen) itu wajar. Karena baru deklarasikan. Teman-teman NU juga baru memulai untuk mendukung Cak Imin," jelas Ahmad Sahidah, Senin, 18 September 2023.

Karena itu menurutnya, perlu sosialisasi lebih masif lagi dari tim untuk menyosialisasikan pasangan Anies-Cak Imin (AMIN) ke seluruh daerah, terutama Jawa Timur yang menjadi basis NU dan PKB, partai yang dipimpin Muhaimin.

"Sebab baliho-baliho Anies-Cak Imin itu baru masuk ke Tapal Kuda empat hari yang lalu," jelasnya.

Tapal Kuda merupakan nama sebuah kawasan di bagian timur Provinsi Jawa Timur, yang meliputi Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Lumajang, Pasurun, Situbondo dan Probolinggo.

Akademisi yang produktif menulis ini yakin dukungan dari warga NU akan semakin kuat kepada pasangan AMIN seiring dengan gencarnya sosialisasi dilakukan.

Karena hubungan emosional NU dengan PKB sangat kuat dan sudah terbina sejak lama.

Meskipun dia tidak menampik NU struktural terutama di tingkat pusat ada yang tidak mendukung pencalonan cicit dari salah satu pendiri NU, KH Bisri Syansuri, yang akrab disapa Cak Imin tersebut.

"Itu wajar saja. Kita pun tahu peta politiknya. Tapi saya pikir relatif kehadiran pasangan ini (AMIN) bisa diterima di pesantren. Karena ikatan emosionalnya sudah terbina sejak dulu. Menurut saya pelan tapi pasti (massa NU) akan solid (dukung AMIN)," ungkap bekas dosen Universitas Utara Malaysia, yang terletak di Sintok, Kedah ini.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved