Rabu, 22 April 2026

Pilpres 2024

SBY Mengaku Pernah Diingatkan agar Tidak Percaya pada Anies Baswedan, Kini Benar-benar Menyesal

SBY menyesal tidak mendengarkan peringatan dari teman-teman dekatnya. Koleganya sudah mengingatkan Anies Baswedan dan Nasdem tidak bisa dipercaya.

|
Editor: Rusna Djanur Buana
Tangkapan layar twitter Andi Arief
Pesan Anies Baswedan untuk AHY sebelum akhirnya Anies memilih Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil di pilpres mendatang. 

WARTAKOTALIVE.CONM, JAKARTA--Penyesalan selalu datang di belakang. Itulah yang dialami oleh Partai Demokrat.

Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hanya bisa mengutuk pengkhianatan Anies Baswedan dan Partai Nasional Demokrat.

Presiden RI keenam itu mengaku sudah pernah diperingkatkan oleh kolega dan kawan-kawannya agar tidak mempercayai Anies Baswedan dan Nasdem

Namun karena tidak ingin berprasangka buruk, SBY akhirnya ikut mendukung pencalonan Anies Baswedan dan bergabung dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Sebelum dibentuk KPP, Nasdem memang lebih dulu mendeklarasikan Anies Baswedan yang kemudian mendapat dukungan dari Demokrat dan PKS.

SBY menuturkan, teman-teman dekatnya sempat bertanya dan memperingatakan apakah dia benar-benar percaya pada Anies dan Nasdem atau tidak.

"Sebenarnya beberapa teman sudah mengingatkan saya, agak lama. Baik dari kalangan kader Demokrat, maupun dari luar Demokrat.

Mereka bilang begini, 'Pak SBY, Pak SBY benar-benar percaya kepada orang itu? Atau kepada orang-orang itu?'" ujar SBY di Cikeas, Jawa Barat, Jumat (1/9/2023).

SBY lantas mengatakan, saat itu dirinya berprasangka baik kepada orang-orang yang bekerja sama dengan Demokrat, sehingga menaruh kepercayaan penuh.

Mendengar jawaban SBY, teman-temannya menyebut yang terpenting mereka sudah memberikan peringatan.

Ternyata, setelah peristiwa pengkhianatan Partai Nasdem dan bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan, SBY menilai perkataan teman-temannya itu benar.

"Nah, kalau saya ingat kembali, yang diingatkan teman-teman itu lebih dari satu, keputusan sepihak kemarin itu, saya boleh katakan, keputusan gelap seperti itu, tidak sesuai rules, kesepakatan, ternyata peringatan itu barangkali mengandung kebenaran," katanya.

SBY mengatakan, Demokrat memang mengambil keputusan yang salah kali ini.

Tetapi, mereka tetap belajar. Ia pun berharap Demokrat tidak mengambil keputusan yang salah lagi ke depannya.

"Mudah-mudahan dengan izin Allah, kita juga tidak kalah nantinya," ujar SBY.

SBY Kaget dan Tak Menyangka Muncul Prahara Duet Anies dengan Cak Imin
SBY Kaget dan Tak Menyangka Muncul Prahara Duet Anies dengan Cak Imin (Dok. Kompas TV)
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved