Minggu, 19 April 2026

Pelecehan

Penyelenggara Miss Universe Minta Para Finalis Tidak Malu-malu Saat Difoto Bugil

Penyelenggara Miss Universe Indonesia 2023 terungkap sempat meminta para finalis untuk tidak malu-malu saat difoto bugil waktu body checking

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Budi Sam Law Malau
Wartakotalive.com/ Ramadhan LQ
Kuasa hukum finalis Miss Universe Indonesia Mellisa Anggraini di Mapolda Metro Jaya mengatakan penyelenggara meminta para finalis tidak malu-malu saat difoto bugil waktu body checking 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Penyelenggara Miss Universe Indonesia 2023 terungkap sempat meminta para finalis untuk tidak malu-malu saat melakukan body checking dan sesi foto tanpa busana atau difoto bugil.

Kuasa hukum para korban Mellisa Anggraini mengatakan, hal tersebut membuat para finalis keberatan, bahkan ada yang sampai menangis.

Adapun korban diminta mengikut body checking dan difoto tanpa busana pada 1 Agustus 2023 di ballroom di salah satu hotel di Jakarta, dua hari menjelang grand final.

"Semestinya kalau mau body checking di awal-awal. Jadi teman-teman ini tertekan, ada relasi kuasa di situ. Belum ada saya mendengar mereka menolak, tapi sudah menyampaikan berkali-kali ada yang bilang sudah mau nangis mukanya, ada yang sudah nangis setelah dilakukan," ujar Mellisa, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (9/8/2023).

"Tapi sudah ada yang menyampaikan saya tidak nyaman bu. Dan dijawab dengan pelaksana itu, si oknum ini, si perusahaan menyampaikan bahwa 'Lho, kamu jangan malu, kamu harus percaya diri, embrace yourself, kamu kalau di luar negeri nanti akan lebih parah, lebih ditelanjangi dan ditonton banyak orang'," sambung dia.

Ada sebanyak 30 orang finalis yang menjalani proses body checking, tetapi tak semuanya difoto tanpa busana.

Baca juga: Sedihnya Para Finalis Miss Universe Indonesia, Memohon untuk Menutup Puting Payudara Saja Dilarang

Hanya beberapa finalis saja yang difoto dalam keadaan tersebut.

"Dan itu hampir semua korban yang menceritakan kata-kata seperti itu, sehingga tidak ada yang menolak dan dari korban juga merasa memang, mereka pergolakan batin lah pada saat di dalam. Kalau ditanya apakah secara hati nurani, mereka tentu tidak mau, itu yang dikatakan relasi kuasa, tidak semudah itu," katanya.

Sementara itu, Mellisa menuturkan kedatangannya ke Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu hari ini untuk diperiksa sebagai pihak pelapor.

Baca juga: Fabienne Nicole tak Penuhi Syarat, Diduga Suap Panitia untuk Memenangi Miss Universe Indonesia 2023

Baca juga: Direktur pada Mundur, Hari Ini Polisi Periksa Finalis Miss Universe Indonesia yang Difoto Bugil

"Saya mewakili para korban sudah diminta keterangan dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan), karena mohon maaf korban tidak semua di Jakarta, ada di Jawa Barat, di Jawa Timur, di Bali," tutur dia.

"Jadi diupayakan sesegara mungkin, dalam waktu sesingkat-singkatnya korban akan dibawa ke sini untuk diperiksa. Tentu saya menyampaikan apa yang disampaikan oleh para korban apa-apa yang mereka alami. Terus bagaimana dampaknya terhadap mereka kenapa akhirnya memutuskan melaporkan ini," lanjut Mellisa.

Ia menambahkan, dalam pemeriksaannya kali ini, turut menyerahkan bukti tambahan terkait kasus tersebut.

"Iya, ada. Tapi belum bisa saya sampaikan ya, tapi terkait dengan seluruh proses pelaporan ini aja," katanya. (m31)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved