Pendidikan
Pameran Pendidikan ICATI, Ada Program Beasiswa ke Taiwan untuk 500 Orang
Ikatan Citra Alumni Taiwan se-Indonesia (ICATI) akan menggelar pameran pendidikan. ICATI mendorong siswa Indonesia melanjutkan pendidikan ke Taiwan.
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Rusna Djanur Buana
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Taiwan menjadi salah satu negara yang dituju masyarakat Indonesia untuk menimba ilmu.
Biaya hidup yang lebih murah dibandingkan negara lain, jurusan yang variatif, menggunakan bahasa Inggris dan Mandarin sebagai pengantar, serta beasiswa yang disediakan Pemerintah Taiwan yang membuat daya tarik.
Tahun 2022 ada 16.639 mahasiswa Indonesia yang belajar di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Taiwan.
Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun 2021 yang berjumlah 16.426 dan tahun 2020 dengan 15.593 mahasiswa.
Ikatan Citra Alumni Taiwan se-Indonesia (ICATI) kembali akan menggelar pameran pendidikan dalam tajuk 2023 Taiwan Higher Education Fair Indonesia (THEFI) tahun ini.
Baca juga: Siti Aisah Bahagia Dapat Balasan dari Kakak Siau Huang di Taiwan, Berhasil Adopsikah ?
ICATI sendiri sebuah perkumpulan alumni Taiwan yang bersifat nirlaba dimana salah satu misinya ialah berdedikasi pada pendidikan nasional, khususnya dalam meningkatkan hubungan pendidikan dan budaya antara Indonesia dan Taiwan.
2023 THEFI bertujuan untuk meningkatkan pertukaran program studi antara universitas dan sekolah menengah di Indonesia dengan universitas di Taiwan. Di mana target perekrutan ialah siswa SMA, SMK, sarjana dan pascasarjana.
“Kali ini, pameran pendidikan akan digelar di tiga kota besar di Indonesia, yaitu Jakarta, Pekanbaru dan Medan.
Adapun pameran pendidikan dimulai pada tanggal 12 Agustus di Jakarta, 13 - 14 Agustus di Pekanbaru dan 16 - 17 Agustus di Medan,” Simon Hu selaku Ketua ICATI Jakarta dalam press conference di di Yun Artified Conference Hall, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Barat, Jumat (04/08/2023).
Di Jakarta, pameran digelar di Pullman Central Park Hotel – The Ballroom Podomoro City, Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat.
Baca juga: Kembangkan Ekosistem Bisnis, Aruna Terima Kunjungan Startup dari Taiwan dan Denmark
Ijoh Dulong Ketua Umum ICATI menambahkan bahwa dalam pameran 2023 THEFI akan dihadiri sebanyak 46 perguruan tinggi Taiwan dan UECFOCS (University Entrance Committee for Overseas Chinese Students) – yang merupakan co-organizer THEFI di Taiwan – dengan jumlah delegasi 108 orang.
Mulai dari rektor, wakil rektor, direktur dan staf departemen hubungan internasional akan berpartisipasi pada 2023 THEFI.
Sudjadi Mulia selaku Ketua Umum Panitia 2023 THEFI mengatakan, banyak perguruan tinggi Taiwan ideal menjadi pelabuhan anak muda atau pelajar Indonesia yang ingin meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Karena mempunyai reputasi tinggi yang diakui secara internasional, misalnya pada bidang akademik sains dan teknologi, kedokteran, teknik, pertanian dan lain lain.
Selain itu, di Taiwan juga biaya kuliah maupun hidup relatif lebih rendah daripada di banyak negara lain.
Ditambah, Taiwan menawarkan berbagai macam beasiswa dan kesempatan magang kepada pelajar asing.
Baca juga: Siti Aisyah Tunjukan Kamar Siau Huang Anak Disabilitas di Taiwan: Kami Selalu Merindukanmu Nak
Walaupun mayoritas beragama non muslim, banyak kampus telah menyediakan musala serta makanan halal.
Guru sekolah Indonesia juga dapat memanfaatkan peluang beasiswa yang ditawarkan oleh perguruan tinggi Taiwan untuk meng-upgrade diri dengan mengambil program master dan doctoral di Taiwan.
Sementara itu Direktur TETO Grace Ou mengungkapkan, sejak tahun 2018 hingga tahun 2022 pelajar asing yang melanjutkan studinya di Taiwan mengalami peningkatan yang signifikan yakni sebesar 28 persen.
“Untuk pelajar dari Indonesia yang melanjutkan studinya ke Taiwan pada tahun 2022 sebanyak 16.639 orang. Dan pelajar Indonesia berada pada urutan kedua dari total pelajar asing yang studi di Taiwan,” jelasnya.
Ada 3 jurusan yang diminati mahasiswa Indonesia yakni teknik, manajemen, kuliner dan hospitality.
Ia menambahkan, tahun ini disediakan 500 beasiswa yang disediakan mahasiswa asing.
Baca juga: Dukung Regenerasi Pemimpin, Pelajar Indonesia Bisa Kuliah di Inggris Lewat Beasiswa Chevening
Besaran beasiswa yang disediakan akan cukup untuk biaya kuliah serta keperluan hidup.
Beasiswa yang disediakan rata-rata sebesar 15.000 (Dolar Taiwan) perbulan. Bila dirupiahkan 1 dolar Taiwan sekitar Rp500.
Bahkan untuk yang mengambil jurusan Bahasa Mandarin disediakan beasiswa lebih besar yakni 25.000 Dolar Taiwan.
Biaya kuliah untuk PTS di Taiwan antara 50.000-60.000 Dolar Taiwan per semester, sementara PTN 30.000 Dolar Taiwan per semester.
Sementara biaya hidup bagi mahasiswa rata-rata bisa menghabiskan sekitar 10.000 per bulan.
Jadi berminat kuliah di Taiwan tahun depan? Pasalnya tahun ini perkuliahan sudah akan dimulai awal September ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pameran-Pendidikan-Taiwan.jpg)