Kesehatan
Kenali Gejala Osteosarcoma dan Ewing Sarcoma, Tumor Ganas pada Tulang yang Menyerang Anak-anak
Dokter spesialis ortopedi, Prof Dr dr Ferdiansyah, SpOT(K) menjelaskan, tumor tulang osteosarcoma dan ewing sarcoma kerap menyerang anak-anak.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Meski prevalensinya tidak setinggi jenis kanker lainnya seperti kanker prostat ataupun kanker payudara, namun Kanker tulang di Indonesia tetap mengkhawatirkan.
Dokter spesialis ortopedi, Prof Dr dr Ferdiansyah, SpOT(K) menjelaskan, kanker tulang ini unik jika dibandingkan dengan jenis kanker lainnya dan berdampak terutama bagi generasi muda.
“Pemicu utama kanker tulang sendiri belum ditemukan penyebabnya. Bisa dari genetik, lingkungan, maupun kebiasaan buruk seperti mengonsumsi makanan cepat saji berlebihan atau makanan yang mengandung karsinogen (zat yang dapat menyebabkan kanker),” ujar Ferdiansyah saat sesi diskusi daring yang diselenggarakan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Selasa (4/7/2023).
Ferdiansyah menyebutkan, tumor tulang dapat diklasifikasikan menjadi tiga, yaitu jinak, intermediate, dan ganas.
Tumor ganas kemudian dibedakan menjadi tiga, yaitu primer, memang sejak awal sudah ada tumor ganas yang berasal dari jaringan muskuloskeletal.
Lalu sekunder, awalnya adalah tumor jinak pada muskuloskeletal kemudian berubah menjadi tumor ganas.
“Kemudian Metastasis, bukan berasal dari jaringan muskuloskeletal dan dapat merupakan metastasis dari jaringan lainnya seperti paru-paru, payudara, dan ginjal,” ungkapnya.
Ferdiansyah kembali menjelaskan, bahwa kanker tulang terbagi tiga, yaitu pertama osteosarcoma, ewing sarcoma dan chondrosarcoma.
Namun, ada dua jenis kanker tulang umumnya sering terjadi pada anak-anak, yaitu osteosarcoma dan ewing sarcoma.
Osteosarcoma, yakni tumor tulang yang paling sering ditemukan dibandingkan semua tumor ganas primer.
Berbeda dengan tumor lainnya, kebanyakan penderita osteosarcoma adalah anak-anak.
“Tumor tulang ini berbeda dengan tumor lainnya, tumor ini mengenai anak-anak dekade pertama dan dekade kedua, bayangkan jika saat ini satu keluarga memiliki satu atau dua anak kalau terkena tumor ganas ini tentunya akan berdampak sekali juga terhadap negara kita karena menyangkut generasi muda,” jelas Ferdiansyah.
Osteosarcoma memiliki tiga tipe, yaitu classic osteosarcoma, parosteal osteosarcoma, dan periosteal osteosarcoma.
Lokasi yang paling sering timbul adalah di sekitar sendi lutut, lengan atas dan panggul.
“Gejala yang paling sering ditemui adalah benjolan yang menimbulkan nyeri yang tidak hilang-hilang meski sudah diterapi dan bisa menyebar kemana saja seperti otot sekitarnya atau bahkan paling sering ke paru-paru,” ungkap Ferdiansyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Dokter-spesialis-ortopedi-Prof-Dr-dr-Ferdiansyah-SpOTK.jpg)