Liburan Idul Adha, 4 Kapal Penumpang Dishub Rusak Di Pelabuhan Muara Angke
Suasana libur Lebaran Idul Adha 2023, Pelabuhan Muara Angke Penjaringan Jakarta Utara, 4 Kapal Penumpang Dishub Rusak danhanya bersandar di dermaga.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Suasana libur Lebaran Idul Adha 2023, Pelabuhan Muara Angke Penjaringan Jakarta Utara, menjadi salah satu tempat favorit bagi masyarakat Ibukota dan sekitarnya yang berlibur menuju Kepulauan Seribu.
Kapal speed boat milik Dinas Perhubungan (Dishub) Pelabuhan Muara Angke menjadi opsi salah satu moda transportasi andalan masyarakat, selain karena nyaman dan cepat, harga tiketnya pun terhitung lebih murah jika dibanding kapal tradisional, Jumat (30/06/2023).
Berdasarkan pantauan media, di Pelabuhan Muara Angke, animo wisatawan dan warga yang mudik ke Kepulauan Seribu terlihat meningkat. Tetapi sayangnya, 4 Kapal Sonar saat liburan Idul Adha ini mengalami kerusakan.
Kepala Satuan Pelayanan UPAP (Unit Pengelola Angkutan Perairan) Pelabuhan Muara Angke Suparto Napitu saat dikonfirmasi awak media mengungkapkan, bahwa saat ini 4 Kapal Sonar yang merupakan pengadaan baru Dishub Kepulauan Seribu mengalami kerusakan dan tidak beroperasi.
"Ya pak terkait 4 Kapal Sonar mengalami kerusakan dan tidak beroperasi. Saya juga lupa kapan mengalami kerusakannya," tutur Suparto Napitu.
Selain itu, Suparto Napitu pun enggan menjelaskan secara rinci mengenai detail kerusakan itu.
"Maaf pak nanti dulu saya ada kerjaan," tutup Suparto Napitu memutuskan komunikasi handphone yang dihubungi awak media.
Seperti diketahui, tahun 2022 lalu Pemprov DKI Jakarta menambah empat unit kapal cepat dishub (Kapal Sonar) di Pelabuhan Muara Angke Penjaringan Jakarta Utara, sehingga Pelabuhan Muara Angke memiliki 10 unit kapal cepat untuk memenuhi kebutuhan transportasi warga pulau dan wisatawan.
Dede, salah satu petugas Dishub DKI Jakarta menerangkan, Sebanyak dua kapal pasti beroperasi setiap harinya.
"Minimal 2 dan maksimal 5 kapal yang beroperasi, tergantung dari kuota penumpang," kata Dede saat ditemui awak media di Pelabuhan Muara Angke.
"Hari ini berangkat dua kapal, karena ini menyesuaikan kuota penumpang yang ada." lanjut Dede.
Meski tidak dijelaskan mengenai kuota penumpang sehingga kapal-kapal Dishub itu tidak beroperasi secara maksimal, namun hal ini mengakibatkan masyarakat kesulitan mendapat tiket kapal Dishub di Pelabuhan Muara Angke.
Nabilah, warga Pulau Pari yang bekerja di Bekasi, mengeluhkan jumlah armada kapal Dishub yang biasa beroperasi. Menurutnya warga pulau yang biasa mendapat tiket prioritas kini harus berebut kuota dengan wisatawan pulau seribu.
"Biasanya dulu banyak (kapal Dishub) yang beroperasi, sekarang sedikit. Kan harusnya kapal dishub diprioritaskan buat warga pulau, sekarang harus pesan lewat aplikasi terus suka gak kebagian, apalagi sekarang musim liburan, jadi makin sulit naik kapal Dishub." terang Nabilah.
Begitupun dengan Thorik, wisatawan asal Jakarta Selatan ini mengeluhkan jumlah kapal Dishub yang beroperasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kpldsb4001.jpg)