Senin, 8 Juni 2026

Pilpres 2024

Prabowo Subianto Bertemu Jokowi Tiga Kali Sebulan Terakhir, PDIP Makin Cemas

Dalam sebulan terakhir Prabowo tiga kali bertemu dengan Presiden Jokowi. Mereka semakin mesra dan PDIP semakin cemas.

Tayang:
Editor: Rusna Djanur Buana
Kompas.com/Kristianto Purnomo
Foto stok: Ganjar Pranowo - Prabowo Subianto - Anies Baswedan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--PDI Perjuangan semakin cemas melihat kedekatan antara Presiden Joko Widodo dengan Prabowo Subianto.

Jokowi memang kader PDIP, namun sebagai kepala pemerintahan mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo itu punya pertimbangan lain.

Seperti diketahui PDIP telah mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dan mendapat dukungan dari PPP dan Perindo.

Sementara Prabowo diusung oleh pertainya yakni Partai Gerindra dan berkolaborasi dengan PKB.

Namun dalam bebeberapa pekan terakhir, Jokowi justru terlihat semakin mesra dengan Prabowo yang saat ini masih berstatus sebagai Menteri Pertahanan.

Baca juga: Denny Indrayana: Selamat Idul Adha, Jangan Mau Dipecah-belah Buzzer Jokowi!

Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro mengatakan, Jokowi mungkin memberikan dukungannya untuk Prabowo mencalonkan diri sebagai presiden.

Meski, dengan memberikan dukungan ke Prabowo, pilihan politik Jokowi berlainan dari PDI Perjuangan, partai tempatnya bernaung.

“Bukan tidak mungkin preferensi politik Presiden Joko Widodo dalam hal bakal calon presiden mendatang tidak sama dengan pilihan politik dari PDI-P,” kata Bawono kepada Kompas.com, Kamis (29/6/2023).

Memang, kata Bawono, sebagai kader partai banteng, Jokowi tak bisa dilepaskan dari PDIP yang telah mendeklarasikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres) Pemilu 2024.

Namun, sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan yang didukung oleh banyak partai politik, Jokowi bisa jadi punya kepentingan sendiri.

Bawono pun menduga, PDIP saat ini tengah khawatir akan kemungkinan Jokowi mendukung Prabowo, bukan Ganjar.

Baca juga: Media Asing Soroti Dukungan Jokowi pada Prabowo di Pilpres 2024, Pengamat: Nyaman, Ketimbang Ganjar

“Respons Puan Maharani dan elite-elite politik PDI Perjuangan yang lain mengenai kedekatan atau kebersamaan Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto memang sangat normatif sekali.

Mereka mengatakan kebersamaan tersebut tidak lebih dari relasi presiden dan menteri,” ujar Bawono.

“Tapi, di balik sikap normatif tersebut justru terlihat seperti tersimpan rasa kecemasan atas kedekatan Presiden Joko Widodo dan Prabowo,” tuturnya.

Bawono menilai, kemesraan Jokowi dan Prabowo belakangan kian terlihat intens.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved