Pemilu 2024
Selain Aldi Taher, KPU DKI Jakarta Temukan 25 Bakal Caleg Juga Daftar Dobel Partai
Bakal Caleg yang dobel Partai, tidak saja dilakukan Aldi Taher, ada 24 orang yang melakukan hal sama.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM JAKARTA - Bakal Caleg yang dobel Partai, tidak saja dilakukan Aldi Taher, ada 24 orang yang melakukan hal sama.
Komisioner KPU DKI Jakarta, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Dody Wijaya menyebut tak hanya artis Aldi Taher, terdapat 24 bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD DKI lainnya yang tercatat sebagai calon ganda.
Adapun hal itu diketahui berdasarkan hasil sementara proses verifikasi administrasi yang dilakukan oleh KPU DKI.
"25 orang dari 12 parpol yang teridentifikasi dalam proses verifikasi administrasi melalui Silon (Sistem Informasi Pencalonan)," ucap Dody Wijaya kepada wartawan, Kamis (8/6/2023).
Dody menjelaskan berdasarkan Pasal 49 ayat 2 PKPU 11/2023, partai politik (parpol) peserta pemilu dapat mengajukan kembali bacalon mereka.
Baca juga: Aldi Taher Nyaleg di Dua Partai, KPU Akan Cek Status Keanggotaan di Perindo dan PBB
Pengajuan kembali dilakukan saat tahapan perbaikan dokumen persyaratan bakal calon pada 26 Juni - 9 Juli mendatang.
Dirinya menyebut dalam rentang waktu itu, partai harus membawa dokumen persyaratan administrasi bacalon pengganti.
Perbaikan daftar bacalon menggunakan formulir MODEL BDAFTAR.BAKAL.CALON.PERBAIKAN-PARPOL dan dilampiri dengan dokumen persetujuan pengajuan bacalon.
"Dokumen persetujuan pengajuan bakal calon tersebut ditandatangani oleh ketua umum parpol peserta pemilu dan Sekjen parpol tingkat pusat," jelas dia.
Dody menjelaskan, pada proses verifikasi administrasi, pihaknya bertugas meneliti kebenaran dokumen persyaratan administrasi bakal calon dan kegandaan pencalonan.
Jika ditemukan adanya bacalon DPRD DKI yang belum memenuhi persyaratan administrasi, mereka dapat memperbaikinya sesuai tahapan yang ada.
"Parpol dapat melakukan perbaikan terhadap dokumen persyaratan administrasi bakal calon," tambah dia.
Sebagai informasi, tahapan verifikasi administrasi bacalon anggota DPRD DKI dilakukan pada 15 Mei-23 Juni. Dilanjutkan dengan tahapan perbaikan pada 26 Juni-9 Juli.
Setelah itu, pengumuman daftar calon sementara (DCS) akan dilakukan pada rentang waktu 19-Agustus.
Sedangkan pengumuman daftar calon tetap (DCT) 4 November.
Hasyim Asyari, sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengaku, akan memeriksa daftar bakal caleg terkait pencalonan artis Aldi Taher.
Hal itu sampaikan Hasyim Asyari, seusai ia resmi melantik Anggota KPUD untuk 20 Provinsi di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/5/2023).
"Setelah memang nyata di dalam verifikasi yang bersangkutan tadi itu didaftarkan lebih dari satu kali oleh lebih dari satu partai, dan juga lebih dari satu jenis lembaga perwakilan, akan kita klarifikasi partainya, sesungguhnya yang bersangkutan ini anggota partai apa?" tutur Hasyim Asyari.
Hasyim Asyari menjelaskan, apabila Aldi Taher sudah keluar dari salah satu partai, maka pihak partai harus menyampaikannya kepada KPU.
Baca juga: Aldi Taher Nyaleg di Dua Partai, KPU Akan Cek Status Keanggotaan di Perindo dan PBB
Baca juga: Aldi Taher Siap Jadi Caleg dan Ikut Tarung di Pemilu 2024, Sebut Sudah Direstui Hary Tanoesoedibjo
Baca juga: Nyaleg dari 2 Partai, Aldi Taher akan Baca Alquran di Gedung Parlemen Jika Terpilih Jadi Anggota DPR
"Kalau kemudian ada berita si A sudah mengundurkan diri, si B sudah mengundurkan diri, nanti kita periksa surat pengunduran dirinya sudah ada atau belum, sudah disampaikan kepada KPU atau belum," ucap Hasyim Asyari.
"KPU ini dianggap tahu, kalau KPU sudah menerima surat pengunduran dirinya," lanjut Hasyim Asyari.
Hasyim Asyari menjelaskan, untuk Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg), itu dilarang untuk mencalonkan diri di dua partai sekaligus.
Lanjut kata Hasyim Asyari, termasuk juga untuk tidak mendaftar di dua jenis tingkatan lembaga yang berbeda.
"Pada dasarnya begini, di UU Pemilu itu adalah kalau ada orang dicalonkan hanya boleh dicalonkan oleh satu partai politik di satu jenis dan tingkatan lembaga perwakilan," tutur Hasyim Asyari.
Diketahui, Aldi Taher terdaftar menjadi caleg dari dua partai, yakni menjadi caleg DPRD DKI Jakarta dari PBB dan DPR RI untuk Partai Perindo.
Direstui Hary Tanoesoedibjo
Aldi Taher belum mau buka suara terkait pendaftaran calegnya yang tertulis dalam dua partai berbeda, yakni PBB dan Perindo.
"Tunggu saja nanti penetapannya," kata Aldi Taher kepada awak media saat dihubungi lewat pesan singkat, Sabtu (20/5/2023).
Mantan suami Dewi Perssik itu menyadari bahwa dirinya tidak bisa maju menjadi caleg dari dua partai.
Namun, dia belum mau memastikan dari partai mana ia terdaftar.
"Yang jelas tidak boleh dong. Tapi kan bismillah kita qadarullah," ucap Aldi Taher.
Meski demikian, Aldi Taher memberikan sinyal bahwa dirinya punya keinginan maju menjadi caleg DPR RI dari Perindo.
"Doain ya minta doa restunya nih, pak Hary Tanoesudibjo sudah merestui. In Shaa Allah, amin," ungkap Aldi Taher.
Jika nantinya terpilih menjadi anggota DPR RI, Aldi Taher ingin menggaungkan membaca Alquran di parlemen guna meneruskan kampanyenya selama ini.
"In Shaa Allah, Aldi Taher akan baca Alquran di DPR jika terpilih dan menjadi contoh buat yang lain, karena baca Alquran adalah solusi" papar Aldi Taher.
Profil Aldi Taher
Melansir Wikipedia, Aldi Taher adalah aktor, pelawak, model, penyanyi, penulis lagu, presenter, dan politikus berkebangsaan Indonesia.
Selain itu, dia mendaftar menjadi Calon Anggota DPR RI 2024-2029 dari Partai Perindo.
Sebelumnya, dia juga sudah didaftarkan sebagai Calon Anggota DPRD DKI Jakarta 2024-2029 oleh Partai Bulan Bintang.
Aldi Taher dilahirkan dengan nama Rahmat Aldiansyah merupakan putra ketiga di antara enam bersaudara dari pasangan yang berdarah Minangkabau.
Yakni Ramlis Saputra Sidi Rusli Taher dan Rosita Bagindo Oedin, sehingga ia merupakan cucu dari pendiri Universitas Jayabaya, yakni Moeslim Taher.
Aldi Taher meraih gelar Sarjana Ekonomi dengan jurusan Akuntansi Universitas Jayabaya dengan IPK 3,5 pada tahun 2008.
Ia menulis skripsi berjudul "Pengendalian Anggaran Dana Pada PT Bukindo Jaya Garmen".
Aldi Taher memulai karier di dunia hiburan dengan mengikuti ajang pencarian model pada majalah Aneka Yess! tahun 2001.
Ia mulai dikenal luas setelah menjadi model untuk video klip dari grup musik Ada Band dengan judul Manusia Bodoh dan keluar sebagai finalis di ajang MTV VJ Hunt.
Ia pernah membuat grup musik bernama Radio Band bersama Raffi Ahmad, Irwansyah, Indra Perdana Sinaga, Mende, dan Okin, serta membentuk grup musik duo bernama Kingkong dan sempat merilis satu album, yang berjudul Cari Wanita pada tahun 2008.
Ia juga membuat album lagu tema untuk film Leak bersama Nadia Vega.
Pada tahun 2008 hingga 2010, ia pernah bergabung dalam sketsa komedi Tawa Sutra bersama Arie Untung dan mendiang Budi Anduk.
Pada tahun 2013 hingga 2016, ia pernah bergabung dalam boy band bernama Trio Ubur Ubur yang terbentuk dalam sinetron populer Emak Ijah Pengen Ke Mekah.
Pada tahun 2022, ia mencoba dunia tarik suara dan mendapatkan popularitas dengan singel Lesti Sayang Rizky Billar yang telah melampaui 1 juta penonton.
Aldi Taher mulai terjun ke politik dengan bergabung menjadi anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada 16 Oktober 2019 untuk menjadi bakal calon bupati dalam pemilihan umum Bupati Cianjur 2020, tetapi tidak berhasil mendapatkan tiket.
Ia bahkan sudah mengganti nama melalui proses pengadilan dari Rahmat Aldiansyah menjadi Aldi Taher untuk maju di Cianjur.
Pada November 2019, ia menyatakan menjadi bakal calon gubernur untuk pemilihan umum Gubernur Sumatra Barat 2020 dari PKS, tetapi tidak berhasil mendapatkan tiket.
Pada Februari 2020, Aldi Taher menjadi bakal calon wakil gubernur Sumatra Barat mendampingi Syamsu Djalal melalui jalur independen, tetapi tidak mengumpulkan syarat dukungan.
Pada Juli 2020, Aldi Taher menjadi bakal calon wakil gubernur mendampingi petahana Rusli Baco Dg. Palabbi untuk pemilihan umum Gubernur Sulawesi Tengah 2020, tetapi tidak berhasil mendapatkan tiket partai.
Pada Agustus 2020, ia mendaftar sebagai bakal calon wakil gubernur untuk Koalisi Poros Baru dalam pemilihan umum Gubernur Sumatra Barat 2020, tetapi tidak berhasil mendapatkan tiket.
Di bulan yang sama, ia menyatakan menjadi anggota Partai Golongan Karya.
Pada 16 Maret 2021, ia berganti kendaraan dengan menjadi anggota Partai Bulan Bintang.
Pada 14 Mei 2023, ia mendaftar sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Partai Perindo, meskipun masih terdaftar sebagai anggota Partai Bulan Bintang.
Ia pertama kali menikah secara siri dengan Dewi Perssik pada 4 Juli 2008 dan menikah secara resmi pada Maret 2009.
Mereka resmi bercerai pada 11 November 2009.
Ia bertunangan dengan seorang dokter gigi bernama Georgia Aisyah pada 17 Mei 2014, menikah secara resmi pada 25 Oktober 2014, dan bercerai pada 8 Januari 2018.
Pasangan ini dikaruniai sepasang anak bernama Geraldine Nur Ardiansyah yang lahir di tahun 2015 dan Geraldi Muhammad Aldiansyah yang lahir di tahun 2018.
Ia menderita penyakit kanker getah bening sejak Oktober 2016[24] dan sembuh pada April 2017.
Ia menikah dengan Salsabillih pada 24 Oktober 2020.
Pada 15 Agustus 2021, ia bersama istri ketiga, Salsabillih telah dikaruniai seorang putri bernama Alusha Sheyza Bryna Taher.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/aldi-taher-saat-ditemui-di-kawasan-mampang-prapatan-jakarta-selatan-senin-2762022.jpg)