Jumat, 8 Mei 2026

Sidang Mario Dandy

Mario Dandy Bantah Cengengesan untuk Sombong, Justru Bentuk Luka Batin yang Mendalam

Kuasa hukum Mario Dandy, Andreas Nahot Silitonga menampik, jika kliennya cengegesan itu mengandung unsur keceriaan.

Tayang:
Penulis: Nurmahadi | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Nurma Hadi
Mario Dandy di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023). 

Laporan Reporter Wartakotalive.com, Nurmahadi 

WARTAKOTALIVE.COM, PASAR MINGGU- Kuasa hukum Mario Dandy, beberkan alasan kliennya cengengesan saat meminta maaf atas perbuatan penganiayaan yang telah dilakukan.

Diketahui, video Mario Dandy cengengesan dan tersenyum itu sempat viral di media sosial.

Video itu terekam saat berkas Mario Dandy dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Kuasa hukum Mario Dandy, Andreas Nahot Silitonga menampik, jika kliennya cengegesan itu mengandung unsur keceriaan.

"Itu sebenarnya reaksi yang bisa dibilang wajar, juga bisa dibilang nggak wajar, tapi kalau menurut saya itu reaksi yang spontan ya. Tapi itu bukan keceriaan, melainkan pesan luka, itu si yang bisa kami sampaikan," ucap dia kepada awak media di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (6/6/2023).

Baca juga: Shane Lukas Sering Dapat Tekanan dari Mario Dandy, Kuasa Hukum Minta Sel Dipisah

Andreas menegaskan, Mario cengegesan merupakan kondisi tertekan usai dirinya melakukan perbuatan tersebut.

"Karena dampak dari perbuatan dia, itu sudah nggak terukur lagi sekarang. Nggak terukur itu artinya sekarang bapaknya sudah jadi tersangka, bapaknya ditahan, semua aset nya di freeze," katanya.

Di sisi lain, Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina terlihat menghadiri sidang perdana Mario Dandy dan Shane Lukas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Selasa (6/6/2023).

Jonathan tampak masuk ke ruang sidang utama sambil dikawal pasukan banser.

Usai memasuki ruang sidang, Jonathan yang mengenakan kemeja berwarna hijau pun terlihat memandangi Mario yang tentah duduk di kursi pesakitan.

Tak lama berselang, Jonathan pun tiba-tiba mengeluarkan sindirian kepada Mario Dandy, dengan kata-kata "penguasa Jakarta Selatan (Jaksel)".

"Penguasa Jaksel (Jakarta Selatan)," ucap Ayah David, Jonathan di ruang sidang.

Tak hanya Jonathan, para pasukan banser pun terlihat turut menyindir Mario Dandy yang tengah duduk lesu di kursi terdakwa.

"Pengecut," cetus seorang anggota Banser. 

Baca juga: Kisah Pedih Mamah Muda di Bogor, Sudah Maafkan Suami Berselingkuh, Suami Tetap Pillih Pelakor

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved