Berita Viral

Viral Singa Putih di Faunaland Ancol Lemas Terkulai, Punya Kelainan Genetik

Video yang tersebar di sosmed itu pun lantas menjadi perbincangan netizen, banyak yang mempertanyakan perawatan hewan di Faunaland.

Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Rusna Djanur Buana
Wartakotalive.com
Penampakan singa putih di Faunaland Ancol yang mengalami kelainan genetik bawaan lahir. 

WARTAKOTALIVE.COM, PADEMANGAN--Sebuah video hasil rekaman pengunjung yang memperlihatkan seekor singa putih lemas terkulai di Faunaland, Ancol Taman Impian, Jakarta Utara.

Video itu kemudian menjadi viral di media sosial (medsos)

Dalam rekaman tersebut, terlihat seekor singa putih tak bisa berjalan sempurna seperti sedang sakit hingga sesekali terjatuh.

Video yang tersebar di sosmed itu pun lantas menjadi perbincangan netizen, banyak yang mempertanyakan perawatan hewan di Faunaland.

Menanggapi video viral itu, dokter hewan Faunaland Febri Rizki Abdurahman menjelaskan, singa putih sebenarnya mengalami cacat bawaan sejak lahir.

Baca juga: Sensasi Balapan di Sirkuit Ancol Secara Virtual Jelang Formula E Jakarta

"Kalau kelainan genetik ini aga sulit untuk diketahui. Karena dari gen kita. Jadi dari seribu ada kemungkinan yang cacat," kita Febri saat ditemui di Ancol, Selasa (30/5/2023).

"Kaya manusia mungkin dari berapa ribu orang pasti ada satu atau dua yang cacat," sambungnya.

Cacat bawaan lahir itu menyebabkan singa putih itu kesulitan untuk berjalan hingga terlihat lemas terkulai.

"Ini memang punya kelainan bawaan lahir. Dimana dia ada kesulitan berjalan karena ada kelainan di sendi fermurnya. Dan kita berikan yang terbaik untuk hewan yang dalam tanda kutip cacat," ungkapnya.

Baca juga: Layaknya Bos, Singa Putih Ketua MPR Meram Melek Dipijat Manusia

Untuk mengobati singa putih itu, pihak pengelola Faunaland akan terus melakukan pengobatan serta memberikan vitamin.

Tak hanya itu, singa yang mengidap kelainan genetik itu juga diberikan terapi agar dapat sembuh.

"Kita akan selalu berikan pengobatan. Dari vitamin, dari obat terus terapi terapi seperti kaya dia berjalan atau peregangan lainnya," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved