Singa Putih Bamsoet

Singa Putih Ketua MPR Bamsoet Menikmati Pijatan Manusia

Video Singa Putih milik Bamsoet yang tengah dipijat itu dibagikan akun Instagram Bambang Soesatyo Minggu (28/8/2022).

Penulis: Desy Selviany | Editor: Sigit Nugroho
Tribunnews/Haerul Umam
Bambang Soesatyo 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Layaknya bos besar, Singa Putih milik Ketua MPR Bambang Soesatyo atau biasa dipanggil Bamsoet dipijat oleh manusia.

Video Singa Putih milik Bamsoet yang tengah dipijat itu dibagikan akun Instagram Bambang Soesatyo Minggu (28/8/2022).

Dalam video yang dibagikan, terlihat Singa Putih bernama Simba itu sedang bersantai.

Seorang manusia terlihat duduk di sampingnya sambil memijat lengan Simba.

Layaknya seperti seorang manusia, Simba terlihat menikmati pijatan yang dilakukan manusia tersebut.

Baca juga: Digelar Hingga 21 Agustus 2022, Meikarta Autofest 2022 Resmi Dibuka Bambang Soesatyo: Terbesar!

Baca juga: Ketua MPR Bambang Soesatyo Dinobatkan Honorary Board Chairman of Asia Africa Youth Government

Baca juga: Bambang Soesatyo Minta Presiden Jokowi Pecat Menkeu, Sri Mulyani: Pemerintah Tak Pandang Bulu

Bahkan, mata Simba terlihat terpejam menikmati tangannya dipijat manusia. Bamsoet pun tertawa melihat tingkah peliharaannya.

“Benarkah kehidupan dalam mimpi lebih Indah?” tulis Bamsoet sambil menyisipkan emotikon tertawa.

Bamsoet memang dikenal sudah lama memelihara Singa Putih Afrika itu.

BERITA VIDEO: Perdana, Putri Candrawathi Akan Bertemu Suami Ferdy Sambo di TKP Tewasnya Brigadir J

Ia juga kerap membagikan aktifitasnya bersama Singa Putihnya di akun Instagram.

Bambang mengatakan mendapatkan singa putih itu secara legal dan memeliharanya dengan izin dari lembaga khusus.

"Simba merupakan hewan langka yang boleh dimanfaatkan dari penangkaran merupakan kategori F2. Kategori ini merupakan hewan generasi ketiga yang dihasilkan dari penangkaran. Dengan demikian hanya cucu dari generasi pertama di tempat penangkaran yang bisa dipelihara," jelas Bamsoet di akun Instagram miliknya, Jumat (8/1/2021).

"Hewan langka yang legal untuk dimanfaatkan setelah ditangkarkan hanya hewan dengan kategori Appendix 2. Sedangkan hewan langka kategori Appendix 1 walau sudah ditangkarkan tetap tidak boleh dimanfaatkan untuk apa pun karena harus dikonservasi," tutur Bamsoet.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved