Sabtu, 11 April 2026

Pilpres 2024

Guyonan Ganjar Pranowo: Saya Pernah Gagal Jadi Polisi

Saya titip, jangan pernah menyebar fitnah, jangan pernah menyebar hoaks, jangan membawa politik identitas.

|
Editor: Rusna Djanur Buana
(KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)
Bacapres PDI-P Ganjar Pranowo berfoto dengan petugas polisi bernama Ganjar di Pondok Pesantren Miftahul Fatah, Serang Banten, Minggu (28/5/2023) 

WARTAKOTALIVE.COM, BANTEN--Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo berkelakar mengaku pernah mendaftar jadi polisi, namun gagal.

Kariernya kemudian justru melejit menjadi Gubernur Jawa Tengah dan kini diusung PDI Perjuangan di Pilpres 2024.

Guyonan itu disampaikan ganjar saat bertemu dengan seorang polisi yang juga bernama Ganjar.

Itu terjadi saat Ganjar Pranowo melakukan kunjungan ke Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Fatah di Banten, Minggu (28/5/2023).

Sejak awal kedatangan Ganjar Pranowo, polisi itu sudah mengajak untuk berfoto bersama.

Baca juga: VIDEO Ganjar Pranowo Safari Politik Ke Banten, Siap Rebut Lumbung Suara Prabowo

Setelah selesai pertemuan bersama Kyai Embay, Ganjar Pranowo lantas memenuhi permintaan untuk berfoto.

"Sini sini foto dulu, foto dulu," kata Ganjar Pranowo.

Ganjar Pranowo kemudian menyebut mereka kembar nama. "Twin, twin," ujarnya seperti dilansir Kompas.com.

Polisi bernama Ganjar itu kemudian berkelakar, mereka berdua memiliki nama yang sama, tapi nasib yang berbeda.

"Sama nama, beda nasib," katanya.

Kelakar itu disambut Ganjar Pranowo yang menyebut dirinya sempat daftar kepolisian, tapi tak diterima.

"Saya dulu daftar polisi saja enggak keterima," ucap dia seraya tertawa.

Baca juga: Jawab Sindiran Anies soal Unggah Foto Lari Antar-provinsi, Ganjar Pranowo: Olahraga ya biar Sehat

Dalam acara sowan tersebut Ganjar Pranowo bertemu dengan pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Fatah sekaligus tokoh agama di Banten Embay Mulya Syarief.

Mereka kemudian melakukan pertemuan tertutup. Di akhir pertemuan, Gubernur Jawa Tengah itu dijamu dengan hidangan empal dan nasi uduk.

Kunjungan tersebut merupakan kegiatan safari politik di Provinsi Banten selama dua hari, 27-28 Mei 2023.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved