Kamis, 7 Mei 2026

ICW Catat dari Tahun 2006 hingga 2021 Ada 22 Perguruan Tinggi Terlibat Kasus Korupsi

Berdasarkan data Indonesia Corruption Watch (ICW) dari tahun 2006 hingga 2022 ada 22 perguruan tinggi yang terjerat kasus korupsi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
net
Ilustrasi korupsi pendidikan. 

"Pihak lembaga pendidikan jangan anti kritik, justru seharusnya dengan diawasi, lembaga pendidikan tidak merasa anti atau ketakutan karena diawasi," ungkap Nisa.

ICW juga menyinggung skor Corruption Perception Index (CPI) atau Indeks Persepsi Korupsi/IPK) Indonesia yang turun pada tahun 2022. 

Perlu diketahui, Transparency International meluncurkan hasil Indeks Persepsi Korupsi/IPK atau Corruption Perception Index (CPI) untuk tahun 2022. 

Hasilnya, IPK atau CPI Indonesia tercatat turun 4 poin, dari 38 pada 2021 menjadi 34 pada tahun 2022. Selain itu, ranking Indonesia juga turun 14 tingkat, dari peringkat 96 menjadi 110 dari 180 negara yang di survei.

Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku terpukul ketika mengetahui Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2022 berada di skor 34, atau terburuk sejak reformasi 1998.

"Artinya apa, kita bisa melihat ini kan CPI ditentukan oleh banyak faktor ya kenapa bisa angkanya jeblok karena disumbang oleh banyak hal, disumbang dari sektor swasta pemerintahannya, komitmen negara dan lain-lain, tapi disitu bisa dilihat bahwa dengan angka CPI yang jeblok, artinya komitmen masih juga rendah walaupun sudah ada tools-toolsnya dan kurikulum anti korupsi," ujar Nisa.

Menurut Nisa, apapun regulasi yang telah dibuat oleh pemerintah untuk mencegah praktik korupsi, perlu dilakukan evaluasi.

"Sejauh mana regulasi atau tools itu dibuat, perlu dievaluasi, apakah sistem anti korupsi yang sudah dibangun ini sudah benar dan tepat sasaran belum sih. Intinya kalau dilihat dari kondisi CPI sekarang, maka perlu evaluasi kemudian diperbaiki serta diperkuat komitmen anti korupsinya," pungkasnya. 

Caption:

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Nisa Zonzoa (dok. pribadi Nisa Zonzoa)
 
 
 

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved