Pilpres 2024

PPP Usung Sandiaga Uno Cawapres Ganjar Pranowo, Survei IPI Elektabilitas RK Tertinggi

PPP secara gamblang mengusung Sandiaga Uno menjadi cawapres Ganjar Pranowo, dianggap cocok di Pilpres 2024.

Editor: Valentino Verry
Istimewa
Menparekraf Sandiaga Uno diusung PPP untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo karena dianggap cocok untuk maju di Pilpres 2024. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengumuman PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo menjadi capres untuk maju di Pilpres 2024, menarik perhatian elit parpol.

Hampir semua elit parpol tertarik menyodorkan kader terbaiknya untuk medampingi Ganjar sebagai cawapres.

Baca juga: Anies Baswedan Akui Ganjar Pranowo Lawan Besar di Pilpres 2024, Tetap Ikhtiar dan Optimis Menang

Ibaratnya, Ganjar itu gadis cantik, sangat banyak pria yang melirik.

Seperti halnya PPP menjadi parpol terdepan yang telah menyodorkan calon kadernya yakni Sandiaga Uno.

Sandiaga sendiri setelah lebaran ini akan mengumumkan secara resmi pindah dari Partai Gerindra ke PPP.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menilai, Sandiaga Uno cocok untuk menjadi cawapres Ganjar Pranowo.

Baca juga: Dukung Ganjar Maju Capres 2024, Hanura : Bangsa Lebih Penting Dibanding Koalisi

“Menurut saya sih cocok, karena waktu itu Pak Presiden juga sudah mengatakan cocok. Jadi, Ganjar dengan Pak Sandi cocok,” ujar Mardiono, setelah bertemu empat mata dengan Sandiaga, di kediamannya di Permata Hijau, Jakarta, Sabtu (22/4/2023).

Namun, ia mengaku belum bisa menentukan posisi yang cocok untuk Sandiaga jika akhirnya memilih untuk bergabung dengan PPP.

Mardiono perlu membuka ruang diskusi dengan jajaran elit PPP sebelum memberikan keputusan.

“Ya nanti akan kita bicarakan ya, sesuai dengan mekanisme partai,” ujarnya.

Baca juga: Salat Id Bareng Jokowi, Ganjar Pranowo: Semoga Kita Benar-benar Meraih Kemenangan

Dalam kesempatan yang sama, Sandiaga enggan memberikan komentar atas pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menuturkan bahwa dirinya merupakan salah satu figur yang cocok untuk menjadi pendamping Ganjar.

Bagi dia, capres dan cawapres hanya bisa diusung oleh partai politik (parpol).

Maka hanya pimpinan parpol yang bisa menjawab isu tersebut.

“Yang pada kapasitasnya, yang bisa menentukan ini Pak Mardiono dan pimpinan partai politik,” ucapnya.

Sementara itu, Ganjar telah ditunjuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebagai capres.

Keputusan dibacakan di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023).

Akan tetapi, elektabilitas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai calon wakil presiden (cawapres) masih paling tinggi untuk pemilu 2024 berdasar hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI).

Berdasarkan survei yang dilakukan pada tanggal 8-13 April 2023, elektabilitas Ridwan Kamil (RK) ada di atas Sandiaga Uno, Erick Thohir, maupun Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyampaikan hal itu dalam paparan yang dilaksanakan secara dalam jaringan (daring) pada Kamis (19/4/2023).

”Ini Ridwan Kamil masih unggul. Disusul Sandi dan Erick,” ungkap Burhanuddin, lewat keterangannya, Jumat (20/4/2023).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memiliki elektabilitas tertinggi untuk posisi cawapres menurut survei IPI.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memiliki elektabilitas tertinggi untuk posisi cawapres menurut survei IPI. (Warta Kota)

Survei telepon yang dilakukan oleh lembaganya mencatat elektabilitas RK berada pada angka 19,7 persen. Dia paling banyak dipilih oleh responden untuk menjadi cawapres.

Di bawah RK ada Sandiaga Uno yang mendapat dukungan dari 18,4 responden. Sementara untuk dukungan terhadap Erick Thohir berada cukup jauh dari RK dan Sandiaga Uno yakni 11,8 persen.

”Elektabilitas cawapres juga tidak terlalu jauh bedanya terutama empat nama teratas. Ridwan, Sandi, Erick, dan AHY,” imbuhnya.

Di luar tiga nama tersebut, masih ada nama AHY, Khofifah Indar Parawansa, Puan Maharani, dan Muhaimin Iskandar dengan elektabilitas tidak sampai sepuluh persen.

Adapun Indikator Politik Indonesia melaksanakan survei telepon itu dengan metode Random Digit Dialing atau RDD. Secara keseluruhan ada 1.212 responden yang dilibatkan dalam survei tersebut.

Seluruhnya dipilih lewat proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening.

Margin of error dalam survei itu diperkirakan berada pada angka lebih kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved