Kamis, 7 Mei 2026

Viral di Media Sosial

Kasus Dokter Muda Tantang Pasutri yang Viral, Berakhir Damai

Kasus cekcok antara dokter muda atau mahasiswa koas Rumah Sakit Pirngadi Medan, Vinny Fladiniyah dan pengunjung rumah sakit Maya Sylvia, damai

Tayang:
Kompas.com/ Dok Polsek Medan Timur
Dokter muda yang viral saat cekcok dengan pasutri di RS Pirngadi Medan, akhirnya berakhir damai. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kasus cekcok antara dokter muda atau mahasiswa koas Rumah Sakit Pirngadi Medan, Vinny Fladiniyah Puluhula dan pengunjung rumah sakit Maya Sylvia, berakhir damai, Kamis (13/4/2023). Keduanya saling memaafkan.

Sebelumnya Maya Sylvia sempat melaporkan sang dokter muda itu ke polisi.

"Kedua belah pihak beritikad baik untuk berdamai menyelesaikan permasalahan ini, dengan cara kekeluargaan dan saling bermaafan," ujar Kapolsek Medan Timur Kompol Rona Tambunan usai memediasi ke duanya di kantornya, Kamis (13/4/2023) malam.

Kata Rona, keduanya juga menyadari keributan yang terjadi karena salah komunikasi.

"Dan kejadian ini menjadikan pelajaran kedepannya bagi kedua belah pihak. Perjanjian ini dibuat hitam di atas putih dan ini menjadi pembelajaran ke depannya dan (mereka) akan menjadi keluarga," ungkap Rona.

Sementara itu, suami dari Maya Sylvia, Burhanuddin memastikan pihaknya telah mencabut laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan Fladiniyah.

Baca juga: Dokter Muda Viral Karena Ngamuk dan Tantang Pasutri, Dibela Jukir: Siapa Gak Kesal Diklakson Terus

"Ini akan menjadi pembelajaran bagi kami dan Insya Allah silaturahmi kami, bukan sebagai di atas kertas saja tapi terjalin selamanya," ujar Burhanuddin.

Kasus ini bermula dari video viral memperlihatkan seorang perempuan yang mengenakan jas putih ribut dengan seorang wanita dan pria yang berada di dalam mobil.

Dalam video yang beredar, awalnya tampak wanita berjas putih dan perempuan di dalam mobil cekcok.

Baca juga: Dokter Muda Yang Membakar Bengkel Kekasihnya di Tangerang Jalani Sidang Pemeriksaan Saksi

Wanita di dalam mobil menyebut perempuan berjas putih itu merupakan seorang dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Pirngadi Medan, Sumatera Utara.

"Ini wei, dokter galak banget. Ada gilaknya nantang-nantang pula mau mukul mobil-mobil orang," ujar wanita tersebut.

Peristiwa ini lalu dilaporkan Maya ke Polsek Medan Timur atas dugaan penganiayaan.

Nomor laporannya LP/B/213/IV/2023/SPKT/Polsek Medan Timur pada Senin (10/4/2023).

Melalui Humas RS Pirngadi Edison Perangin-angin, Fladiniyah membantah telah menganiaya Maya.

Baca juga: Dokter Muda yang Bakar Rumah Kekasih di Tangerang Jalani Sidang Pertama, Terancam Bui Seumur Hidup

"Menurut pengakuannya (Fladiniyah) tidak ada. Pengakuan dia ya, kita kan tidak melihat. Pengakuan dia kita tanya, tidak ada pemukulan. Cuma dia (FP) memang berusaha membuka pintu mobil itu," ujar Edison.

Kata Edison, kasus ini dipicu masalah parkir. "Begini, itu kan kejadian di areal Pirngadi. Tadi sudah kita langsung panggil koas-nya, mendengar keterangan kenapa kejadiannya begitu. Pertama menurut pengakuannya, dia klakson bolak balik enggak sabar, sempat dia keluar," ujar Edison.

"Kata koas itu sebenarnya ibu itu juga kasar, bicara cuma enggak ada yang merekam. 'Waktu itu aku (bicara) kasar direkamnya'," ujar Edison menirukan ucapan mahasiswa koas tersebut.

Viral di Medsos

Sebelumnya Viral di media sosial video yang memperlihatkan seorang wanita mengenakan jas putih cekcok dengan seorang wanita dan pria yang berada di dalam mobil.

Peristiwa itu diketahui terjadi di pelataran parkir RSUD Dr Pirngadi, Medan.

Belakangan diketahui wanita berjas putih yang mengamuk itu adalah dokter muda. Ia mahasiswa koas yang sedang menjalankan program profesi oleh mahasiswa jurusan kedokteran di RSUD Dr Pringadi, Medan.

Dokter muda tersebut diketahui bernama Vinny Fladiniyah Puluhulawa.

Sementara yang merekamnya adalah Maya Sylvia. 

Dalam video dokter muda itu mengamuk hingga cekcok dengan Maya yang merekam dari dalam mobil.

Baca juga: Aurelie Moeremans Jadi Playgirl dan Dokter Muda di Serial Kupilih Cinta

Di dalam mobil, terlihat ada seorang pria bersama Maya yang merupakan suaminya.

Dari latar suasana video, aksi tersebut terjadi di parkiran RSUD Dr Pirngadi Medan.

Dokter muda yang berkacamata tersebut juga terlihat meneriaki wanita dan pria itu dengan histeris sambil nunjuk-nunjuk.

"Ini ya we dokter ini, galak banget ini, tengok ya, ini ada gilaknya ini, kok nantang-nantang, mukul-mukul," kata Maya sambil merekam.

"Takut... Takut...," teriak Vinny, sang dokter muda.

Baca juga: Sepasang Dokter Muda Ketahuan Selingkuh Terjaring Razia Satpol PP di Hotel, Istri Lapor Polisi

"Kami bukan takut, kau gilak ya (dokter), Apa kau? Ini pemukulan, apa kau, ngancam pula kau! Kau pula mukuli ini, siapa namanya ini? Pemukulan dokter ini, siapa namanya?" kata Maya.

Dalam video itu juga terlihat dokter muda itu membuka pintu mobil dengan paksa.

Setelah itu, adu mulut terjadi di luar mobil, beberapa kali dokter muda tersebut menunjuk wanita dan pria tersebut dengan beberapa kata yang diucapkannya sambil histeris.

Wanita yang merekam video itu terdengar teriak dan mengaku dipukul oleh dokter muda itu.

Kemudian Maya mengaku akan membuat viralkan aksi dokter muda itu.

Sedangkan sang pria terdengar menyebutkan bahwa seharusnya dokter harus memiliki karakter.

"Bawa ke dinas boleh, Ada apa sih sebenarnya? Saya punya karakter, tapi jangan diganggu, bilang ke bos kamu," teriak dokter muda itu dengan ekspresif.

"Siapa yang suruh viralkan? Emang gua takut!," terdengar juga diucapkan dokter muda itu.

Bahkan dokter muda itu mempertanyakan jabatan pria itu saat diminta jangan menunjuk-nunjuk saat bicara.

Setelah memviralkan video tersebut Maya selaku perekam menceritakan kronologi kejadian melalui akun Facebook-nya, seperti dikutip dari TribunJabar.

Baca juga: Sepasang Dokter Muda Ketahuan Selingkuh Terjaring Razia Satpol PP di Hotel, Istri Lapor Polisi

Maya menceritakan kronologi kejadian sehingga ia cekcok dengan dokter muda tersebut.

Berikut adalah cerita berdasarkan versi Maya:

Di sini kami sama-sama mau parkir, sementara dia parkir itu memakan jalan lain, sementara kami di sini mau lewat tidak bsa karna mobil dia menghalangin jalan , karena menghalangin jalan kami mau lewat kedepan carik parkir gak bsa karena ada mobil dia, kami telekson (klakson) mobil dia hanya 1 x loh itu pun gK kuatt , kami hanya telekson mintak dia pinggir kan mobil supaya kami bsa lewati,

sumpaahh disini saya sangat terkejut dan gemetar udh tiba2 dia dtg marah2 tanpa ada bertanyak dulu gtu yakan turun dia dari mobil, tiba-tiba dia dtg memukul mobil saya dan menunjang mobil nya, ini video dri awal nya blm sempat saya ambil karna terkejut tiba2 udh dtg mukul2 mbl gtu aja ,

soo dri pada kami ada apa2 ya di mbl aku teringat untuk video in ini langsung orang udah duluan gemetar dan kaget ya nengok dia ngapain kami deluan , jdi aku dsni teriak ketakutan dengan suara ku begtu deras biar org pada tau dan nolongin kami ..

sempat di situ lama org dtg untuk narik dia loh dan akhrnya aku kenak korban dia pemukulann baru ada yg misahkan dia dri kami sementara suami aku dsni udh ngomong bagus2 .. tapi dia tetap nantang dan sok nya itu terus menantang suami saya

Dokter Muda Dibela Jukir

Setelah video tersebut viral, juru parkir di RSUD Pirngadi Medan, Fandi mengungkapkan fakta yang sebenarnya terjadi.

Ia mengatakan peristiwa dokter muda cekcok dengan pasangan suami istri tersebut terjadi pada Senin (10/4/2023).

Dilansir dari Tribun Medan, Fandi memastikan bahwa cekcok antara Maya dan Vinny berawal dari permalasahan parkir.

Menurut Fandi, yang memancing pertikaian dan bersalah justru adalah Maya, wanita yang merekam video.

Berbeda dengan cerita Maya, Fandi justu menyebut Maya dan suaminya membunyikan klakson berkali-kali ke dokter muda sehingga memancing emosi Vinny.

Dengan membunyikan klakson terus menerus, sementara Vinny sedang berupaya parkir, kata Fandi, membuat sang dokter muda emosi.

Baca juga: Dokter Muda India Bunuh Diri Karena Frustasi Tangani Pasien Covid-19 yang Terus Bertambah

Sebelumnya Maya mengaku hanya satu kali mengklakson dokter muda tersebut. Namun kesaksian Fandi, justru berbeda.

"Jadi kemarin itu anak koas mau memarkirkan mobilnya, dan posisinya berada di depan mobil yang memvideokan itu. Pemilik mobil itu sepertinya enggak sabar. Soalnya asik klakson mobil si anak koas ini terus-terusan dan berkali-kali," kata Fandi.

Karenanya, menurut Fandi, sangat wajar jika dokter muda tersebut kesal hingga mengamuk ke Maya dan suami.

"Ya, siapa yang enggak kesal, seharusnya yang di belakang itu sabar. Bukan malah mengklakson, apalagi klakson terus menerus" ucapnya.

Menurut Fandi setelah cekcok, dokter wanita muda itu langsung masuk ke RSUD Pirngadi Medan.

"Sebentar cuma, cekcok aja. Kami lerai, akhirnya anak koas itu pun masuk ke Pirngadi, soalnya mau belajar dia. Pemilik mobil pun langsung pergi saja," jelasnya.

Berdasarkan penelusuran Tribun Medan gadis berkacamata yang viral itu adalah mahasiswi Fakultas Farmasi dan Kedokteran Unjani yang masuk di tahun akademik 2014/2015.

Vinny memiliki akun media sosial Twitter bernama @VinnyPuluhulawa.

Sehingga diketahui, Vinny, panggilan karib sang dokter muda adalah gadis yang berasal dari Manado, Sulawesi Utara.

Selepas kuliah, Vinny tampak tak lagi aktif di akun Twitter-nya.

Baca juga: Frustasi Satu Bulan Rawat Pasien Covid-19 di ICU, Dokter Muda di India Ini Bunuh Diri

Terakhir Vinny mencuitkan sebuah unggahan di Twitter adalah pada 2014.

Hingga artikel ini ditayangkan, belum ada klarifikasi dari Vinny terkait video viral yang direkam Maya Sylvia tersebut.

Sementara itu, Humas RSUD Pirngadi, Edison Perangin-angin mengatakan, keributan dalam video viral antara mahasiswa koas dan pasutri karena dipicu masalah parkir.

"Begini, itu kan kejadian di areal Pirngadi. Tadi sudah kita langsung panggil koas-nya, mendengar keterangan kenapa kejadiannya begitu. Pertama menurut pengakuannya, dia klakson bolak balik enggak sabar, sempat dia keluar," ujar Edison kepada Kompas.com melalui saluran telepon Selasa (11/4/2023).

Kemudian terjadi perdebatan hingga akhirnya viral di media sosial. "Kata koas itu sebenarnya ibu itu juga kasar, bicara cuma enggak ada yang merekam. 'Waktu itu aku (bicara) kasar direkamnya'," ujar Edison menirukan ucapan mahasiswa koas tersebut.

Menurut Edison, mahasiswa tersebut sudah enam bulan menjalani praktik koas di RSUD Pirngadi.

Ia mengakui seharusnya sebagai calon dokter, koas tersebut bisa lebih sabar lagi.

Terkait persoalan ini, RSUD Pirngadi akan menjatuhkan sanksi etik kepada yang bersangkutan.

Bentuk sanksinya masih akan dirapatkan dengan petinggi rumah sakit ataupun institusi tempatnya belajar.

"Sanksi ini paling kami bahas kemungkinan etikalah karena apa dia pakai seragam kenapa membuat perilaku seperti itu? Kenapa nggak menahan diri, tapi itu pun nanti agar dipikirkan SDM kita (sanksinya). Persoalan ini sudah Wadir RS Pirngadi yang menaganinya. Begitu pun kita tunggu hasil dari sana," ujarnya.

Edison juga menegaskan bahwa peristiwa ini tidak berkaitan dengan fungsi pelayanan di RSUD Pirngadi, seperti yang banyak beredar di media sosial.

"Tapi itulah tadi bahasanya, harus sabar. Parkir itu kepentingan umum. Maksudnya terlepas dari koas harus parkir itu bersabar karena itu bukan milik pribadi itu kepentingan umum," kata Edison.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kasus Keributan Dokter Muda dan Pengunjung RS Pirngadi Berakhir Damai "

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google NEWS

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved