Ramadan
Tips Sehat Buka Puasa Ramadan Ala dr Tirta dan dr Zaidul Akbar, Bonusnya Langsing
Tips buka puasa sehat ala dokter Zaidul Akbar dan dr Tirta Mandira Hudhi dijamin tidak menambah berat badan dan perut aman.
Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tips buka puasa sehat ala dokter Zaidul Akbar dan dr Tirta Mandira Hudhi dijamin tidak menambah berat badan dan perut aman.
Dikutip dalam akun instagram, dr Tirta atau akrab disapa Pepeng mengatakan agar perut tidak kembung saat buka puasa tidak perlu makan yang kalap.
"Batalkan puasa Ramadan dengan makanan-makanan mengandung gula kompleks contoh kurma, pisang, apel, roti dan cairan elektrolit seperti air mineral," ujar dr Tirta.
"Kalau kalian habis olahraga langsung makan berat pasti mengalami dispepsia, bikin asam lambung naik perut kembung dan sebah yang ada perut akan mendedeg karena itu nggak enak banget," imbuhnya
Jadi setelah mengkonsum kurma atau buah maka Kemudian makan beratnya dilakukan 1-2 jam setelah magrib yaitu diantara magrib dan isya.
Baca juga: Jadwal Buka Puasa DKI Jakarta Hari Ini Minggu 26 Maret 2023, Lebih Cepat
Hal senada dikatan dr Zaidul Akbar. Buka puasa itu tidak perlu makanan berat.
Makan buah kurma saja cukup bisa 3, 5, 7. Selain itu kurma paling cocok dikonsumsi dengan vitamin C.
Apa saja vitamin C? Bisa dengan semangka atau jeruk.
"Setelah itu minum air putih, maka itu sudah terasup dengan banyak gizi untuk tubuh kita saat buka puasa," ujarnya.

Mengutip buku Ramadhan JSR yang ditulis dokter Zaidul Akbar, Ramadhan adalah bulan berpuasa maka berpuasalah dari makanan dan minuman rendah gizi yang sering menemani kita.
Karena kebanyakan makanan seperti itu hanya enak di lidah tapi tidak banyak manfaatnya bagi tubuh. Apa saja?
Baca juga: 15 Resep Menu Sahur dan Buka Puasa yang Praktis, Bisa Disiapkan Dalam Sekejap
Antara lain sirup, gorengan, kue berbahan tepung, nasi putih, makanan dan minuman kemasan dan lainnya.
Jadi menurut dr Zaidul Akbar, makanan yang dikonsumsi selama puasa Ramadan sebaiknya yang sederhana dan baik.
Contohnya untuk minuman atau makanan manis bisa didapat dari kurma, madu, buah-buahan segar.
Lemak yang baik dari minyak zaitun dan virgin coconut oil.
Karbohidrat bisa dari beras merah, beras hitam, beras cokelat, ubi jalar, kentang.
Rempah dan rimpang seperti jahe, kunyit, serai bisa dijadikan minuman sehat selama puasa
Sumber protein bisa didapatkan dari nabati dan hewani.
"Saya anjurkan untuk memperbanyak protein nabati dari pada hewani. Jika ingin menjadikan bulan Ramadan sebagai bulan detoksifikasi sebaiknya asupan protein hewani 15-20 persen sebulan atau hanya 4 kali dalam sebulan," jelas Zaidul Akbar.
Untuk camilan ada kolang kaling atau rumput laut bisa dikonsumsi bersama dengan air madu.
Dengan konsep menu lebih sederhana dan berbobot maka akan cukup mendukung aktivitas ibadah selama puasa Ramadhan.
Berikut ini contoh. menu makanan sehat ala Dokter Zaidul Akbar:
1. Menu Sahur

- 7 butir kurma
- 1 sdm minyak zaitun
- 1 potong ubi atau singkong boleh dikukus atau rebus. Bisa ditambahkan bawang putih, garam dan lada hitam saat merebus
- 1 butir telur rebus dengan api kecil
- 1-2 gelas air putih.
2. Menu buka puasa
- Saat membatalkan puasa: minum air putih, makan kurma basah atau kurma kering
- Sebelum shalat magrib: makan 2-3 potong buah segar
- Setelah shalat magrib:
- Makan buah dulu
- Makan sayuran segar yang dibuat seperti salad dengan bumbu jeruk nipis, madu, minyak zaitun dan kacang-kacangan secukupnya.
- Bisa tambah proteinnya dengan ikan pepes atau sup ikan, lalu nasi merah sekepal, dan sambal secukupnya untuk penambah rasa.
3. Minuman Alami

Minuman alami dibuat dari rempah rimpang seperti jahe, serai,kunyit dan secang.
Atau bisa buat infused kurma atau air madu
Minuman tersebut bisa jadi pilihan sehat selama bulan Ramadan.
Selain itu air kelapa baik yang tua atau muda juga termasuk minuman sehat. (*)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Tidak Laris, Jamal Sampai Banting Harga Agar Amplop Lebarannya Diburu Pembeli |
![]() |
---|
Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, Wartawan Jakarta Selatan Menggelar Aksi Berbagi |
![]() |
---|
Puasa di Murmansk Rusia Hanya Satu Jam, Ini Penyebab Durasi Ramadan Tiap Negara Berbeda? |
![]() |
---|
Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadan untuk Wilayah Jakarta pada Minggu 9 Maret 2025 |
![]() |
---|
Menteri Agama Sebut Agung Sedayu Akan Bangun Islamic Center di PIK |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.