Kabar Tokoh

Ustadz Dasad Latief yang Sering Menyuarakan Poligami, Begini Kisah Cintanya dengan Istri

Mengenal sosok Ustadz Dasad Latief yang kini masih dirawat di rumah sakit dan tidak bisa berdakwah. 

Youtube
Sosok Ustadz Dasad Latief yang kini sedang sakit, sering menyuarakan soal poligami 

 "Ini hanya gaya komunikasi," ujar dosen ilmu komunikasi di Unhas, Makassar ini, kepada Tribun.

Ihwal isu poligami ini, momen saat menyampaikan ceramah di hajatan HIPMI di Jakarta, Kamis (16/1/2020) lalu, Presiden Joko Widodo pun dia buat tertawa.

Meski kerap menyinggung poligami, ternyata sang ustad, masih setia dengan istri yang dia nikahi 8 tahun lalu.

"saya kan dikenal ustad yang selalu cerita poligami, nah jadi saya ingin perkenalkan istriku," ujar Das'ad kepada Tribun, Rabu (22/1/2020) membenarkan klip video perkenalan istrinya ke publik, akhir Desember 2019 lalu.

Perkenalan sang istri dipilih peraih double degree ini pada  hajatan syukuran peresmian Masjid Bani Abdul Latif di kampung kelahirannya di Bungi, Kabupaten Pinrang, sekitar 230 km sebelah utara Makassar, ibu kota provinsi Sulsel.

Dalam catatan Tribun, inilah kali pertama Das'ad memperkenalkan sang istri secara terbuka di kampung halamannya.

Saat pengukuhan doktor ilmu syariah di IAIN Alauddin Makassar, tahun 2018 lalu, sekilas Das'ad juga memperkenalkan sang istri di hadapan dewan penguji disertasi doktornya.

Dasad yang berada di panggung acara peresmian masjid mulai memperkenalkan sang istri dengan memanggil putrinya, naik ke panggung.

"Ecce, mana Ummi Nak, ayo panggil kesini," kata mantan calon wakil wali kota Makassar, 2014 ini.

Kata Ummi untuk menyebut nama sang istri, Hj Naurah Shiddiqiah Binti Nasrun Hamdat.

Presiden Joko Widodo menyalami Ustad Das'ad Latif usai berceramah di acara pelantikan pengurus BPP HIPMI periode 2020-2024, di Hotel Raffless, Jakarta, Rabu (15/1/2020).
Presiden Joko Widodo menyalami Ustad Das'ad Latif usai berceramah di acara pelantikan pengurus BPP HIPMI periode 2020-2024, di Hotel Raffless, Jakarta, Rabu (15/1/2020). (screenshoot/@dasadlatif1212)

Masjid itu, kata Das'ad, diperuntukkan bagu ibu dan mendiang ayahnya.

"Itu murni dari hasil ceramah saya," ujar dosen yang kini fokus untuk menjadi guru besar, seperti amanat sang ibu.

Sedangkan kata Ecce, adalah sapaan khas Bugis bagi anak perempuan. "Namannya juga Naurah Nadzirah, saya pakai Ecce biar ketahuan dia dari Bugis," ujar Ketua Ikatan Dai Muda Sulsel ini.

Das'ad menyinggung banyak yang bertanya, muka putrinya kok ndak mirip dengannya. 

Ustad Naurah, 1 Desember 2012 lalu. Kala menikah usia Dasad 41 tahun. Sementara istrinya masih 16 tahun.

Saat itu, sang istri masih mondok di Pondok Pesantren Darul Istiqomah, Maccopa, Maros.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved