Berita Bogor
Kadernya Dikeroyok hingga Berdarah-darah, Petinggi PSI Datangi Polres Bogor Minta Polisi Usut Tuntas
Francine Widjojo mengatakan kejadian begal yang menimpa Kefas Hervin Devananda terjadi pada Sabtu (11/3/2023) dini hari
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Feryanto Hadi
Sebagai informasi, Kefas Hervin Devananda mengalami pembegalan oleh segerombolan orang tak dikenal di wilayah Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Sabtu (11/3/2023) dini hari.
Kefas mengalami 10 luka bacokan dengan celurit dan sepeda motornya dirampas kawanan begal.
Kefas Hervin Devananda kehilangan satu unit kendaraan roda dua yaitu motor beat saat dirinya dibegal
Sekretaris DPD PSI Kabupaten Bogor Ismanto Mangku Jaya atau akrab dipanggil Bara menjelaskan kronologi kejadian pembegal tersebut.
Menurutnya, pada hari tersebut, Hervin ditugasi untuk mewawancarai bacaleg PSI di Kota Bekasi.
Kegiatan itu berlangsung hingga dini hari.
Baca juga: VIral, Anggota Banser Afif Fuad Ditantang Bubarkan Kajian Khalid Basalamah di Masjid Raya Al Jabar
"Hari Jumat pada sekitar Pukul 01:05, korban ketika selesai berkordinasi dan mewawancara bacaleg dari dapil bekasi 1 DPRD kota Bekasi," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (12/3/2023).
Selesai melakukan wawancara, Hervin dengan mengendarai sepeda motor beat dengan plat nomor F 2604 AAB warna Biru hitam hendak pulang menuju ke rumah di Bogor melewati rute Jatiasih - Ciangsana Gunung Putri
Tiba-tiba, di tengah perjalanan, korban dipepet oleh sepeda motor.
"Saat mengendarai motor dengan kecepatan sekitar 60 kilometer/jam, tiba-tiba ada sebuah sepeda motor yang di kendarai oleh 2 orang mepet korban. Mereka secara tiba-tiba mencabut kunci motor korban," katanya.
Saat sepeda motor berhenti, korban segera dikelilingi beberapa orang.
Baca juga: Bu Euway Kisahkan Momen Haru Jelang Pelajar di Bogor Tewas, Sempat Baca Syahadat Sambil Nangis
Bara menggambarkan, berdasarkan kesaksian Hervin, saat itu beberapa orang mengepung.
Menurutnya, para begal itu berkelompok menggunakan sekitar lima sepeda motor.
"Korban melihat bahwa pelaku membawa senjata tajam berupa celurit yang cukup besar. Dan ketika orang yang bawa celurit itu turun, langsung menyambet lengan kanan korban," tutur Bara
Belum puas menyabetkan celurit, seorang begal menghantam kepala korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/rombongan-psi-sambangi-polres-bogor.jpg)