Jumat, 10 April 2026

Viral Media Sosial

Sehari Setelah Chat AG-David Viral, Pacar Mario Dandy Dinyatakan Terlibat-Diancam 12 Tahun Penjara

Sehari Setelah Chat AG-David Viral, Pacar Mario Dandy Dinyatakan Terlibat-Diancam 12 Tahun Penjara

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Kompas TV
Bukti Chat diduga dilakukan milik AG dan David, dari ponsel David (Sumber: Alto Luger, kerabat korban) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sehari pasca tangkapan layar chat antara AG (15) dengan David Ozora (17) viral di media sosial, status pacar mario Dandy (20) ditingkatkan pihak kepolisian pada Kamis (2/3/2023).

AG yang sebelumnya berstatus sebagai saksi itu kini ditingkatkan sebagai anak yang berkonflik dengan hukum.

Statusnya tersebut setara dengan kekasihnya, Mario Dandy dan Shane Lukas Rotua Pangondian (19) yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan David.

"Karena ini melibatkan anak," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (2/3/2023).

"AG, awalnya anak berhadapan hukum menjadi anak yang berkonflik dengan hukum atau pelaku," ujar Hengki.

Penetapan status tersebut menyusul tersebar luasnya chat antara AG dengan David pada tanggal 20 Februari 2023.

Baca juga: Terbukti Ikut Aniaya David, Pacar Mario Dandy Dijerat Pasal Berlapis, Ancamannya 12 Tahun Penjara

Baca juga: Status AG Kini Setara dengan Mario Dandy Sebagai Tersangka, Ayah David: Selamat Menikmati

Dalam chat antara AG dan David sebelum aksi penganiayaan terjadi, Mario Dandy Satriyo dan AG diduga merencanakan skenario penganiayaan.

Keduanya diduga sempat memaksa agar putra pengurus GP Ansor itu turun dan keluar menemui mereka saat tiba di sebuah perumahan kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. 

Namun, awalnya David enggan menemui, tapi setelah beberapa kali dipaksa, bahkan sampai akan dipanggilkan polisi dari Brigadir Mobil (Brimob).

Akhirnya, pada Senin 20 Februari 2023 David pun menemui mereka. 

Hal itu diungkap oleh Alto Luger, kerabat dari Jonatahan Latumahina ayah dari David berdasarkan isi chat obrolan antara David dan AG yang baru bisa dibuka oleh keluarga, Selasa (28/2) kemarin. 

"Percakapan paling terakhir terjadi Senin Februari 20 kemarin," kata Alto Luger, Rabu (1/3) kepada KOMPAS.TV

Lantas, dari chat tersebut juga kata Alto, ada beberapa kali permintaan agar David mau menemui mereka. Bahkan sampai beberapa kali disebut dipaksa untuk turun dari rumah. 

"Setelah minta sampai 10 kali, bahkan sampai mau panggil Brimob jika David tidak turun, tertulis di chat itu kata David: Oke 10 menit aku turun," katanya. 

Alto juga menyebut, selain soal turun dan paksa menemui, di chat tersebut juga tertulis jika ada sosok tante yang datang dan mereka memakai mobil Camry, tapi mereka ternyata datang pakai mobil jeep Rubicon.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved