Mafia Bola
Tak Mampu Basmi Mafia Bola Sendiri, Erick Thohir Terpaksa Minta Bantuan Kapolri
Ketua Umum PSSI Erick Thohir tahu diri, dia tak bisa sendiri membasmi mafia bola, karena itu perlu peran Kapolri.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Umum PSSI Erick Thohir memahami kemampuannya, untuk memberantas mafia bola tak bisa sendiri.
Karena itu, Erick yang juga menjadi Menteri BUMN meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membantunya membasmi mafia bola.
Erick mengumumkan kerjasama dengan Kapolri itu lewat akun Instagram miliknya.
Pada keterangannya, Erick Thohir mengaku sudah meminta jajaran Polri agar bisa membantu mengusut mafia bola yang selama ini bikin malu Indonesia.
“Selama ini mereka jadi benalu dan bikin malu,” tegas Erick.
Sehingga kata Erick, kartu merah akan diberikan PSSI kepada siapa saja yang terseret tindak mafia bola.
Tidak tanggung-tanggung nantinya para mafia bola itu juga akan mendapatkan hukuman seumur hidup.
Erick percaya bahwa pemberantasan mafia bola adalah kunci dari pembenahan sepak bola di Indonesia.
Menurutnya, sepak bola Indonesia tidak akan maju selama praktik pengaturan skor oleh mafia bola masih menjamur.
Baca juga: Merasa Tertuduh dan Terhina Atas Tudingan Mafia Bola, 84 Wasit Liga 1 Siap Tuntut Program Mata Najwa
“KARTU MERAH untuk mafia bola. Sudah sepantasnya mendapat hukuman seumur hidup. Percayalah, sepak bola tidak akan maju selama masih ada pengaturan skor oleh mafia,” bebernya.
Ia yakin kerjasama dengan Polri dalam mengatasi mafia bola ini akan bisa perbaiki sistem bobrok sepak bola Indonesia.
“InsyaAllah kerja sama dengan Kapolri @listyosigitprabowo, kita bisa perbaiki sistem yang bobrok dan mengantarkan sepak bola Indonesia bersih dan berprestasi,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Erick juga mengatakan, PSSI masih belum bisa menerapkan Video Assistant Referee (VAR) pada kompetisi Liga 1 musim depan.
Baca juga: Akmal Marhali: Sudah Lima Kali Karakter Ketum PSSI Berganti Tapi Belum Bisa Menghilangkan Mafia Bola
Menurut Erick, untuk bisa menerapkan VAR di kompetisi sepakbola Indonesia harus ditunjang dengan fasilitas Stadion.
Untuk saat ini pihaknya fokus membasmi praktik mafia bola dan bekerja sama dengan Kepolisian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Erick-Thohir-di-Nasdem-Tower.jpg)