Sejarah Jakarta

Sejarah Jakarta, Ini Sebab Patung Jenderal Sudirman Berdiri di Tengah Kota

Patung Jenderal Sudirman bagian dari sejarah Jakarta.Ternyata ada maksudnya patung berdiri di tengah kota

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Istimewa
PATUNG Jenderal Sudirman di ujung Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -Pegawai di perkantoran Jalan Sudirman pasti tidak asing dengan keberadaan Patung Jenderal Sudirman. Patung ini bagian dari sejarah Jakarta.

Meski masih berusia 20 tahun, Patung Jenderal Sudirman sangat melekat di warga Jakarta.

Lokasi berdirinya yang strategis membuat semua warga Jakarta bisa melihat patung tersebut.

Dalam sejarah Patung Jenderal Sudirman patung tersebut sengaja ditaruh di tengah pusat ekonomi Ibu Kota di kawasan Dukuh Atas.

Patung Jenderal Sudirman tepatnya berada di Jalan Jenderal Sudirman No.48, RT.10/RW.11, Setia Budi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Pada sejarah Patung Jenderal Sudirman, pendanaan patung ini dibuat secara gotong royong tanpa APBD.

Patung yang terletak persis di depan Halte Dukuh Atas itu dikerjakan oleh seniman sekaligus dosen seni rupa Institut Teknologi Bandung bernama Sunario.

Sosok Jenderal Sudirman digambarkan berdiri kokoh menghormat dan kepala sedikit mendongak ke atas untuk memberi kesan dinamis.

Baca juga: Sejarah Jakarta, Terowongan Kendal Kawasan TOD Dulu Angker Kini Instagramable

Karena berdiri di tengah kawasan yang penuh dengan beragam aktivitas, patung sengaja didesain sederhana dan tidak memerlukan banyak rincian.

Adapun rincian Patung Jenderal Sudirman memiliki tinggi keseluruhan 12 meter dan terdiri atas tinggi patung 6,5 meter dan voetstuk atau penyangga 5,5 meter.

Patung ini terbuat dari perunggu seberat 4 ton senilai Rp3,5 miliar.

Sementara biaya pembangunan patung yang menelan dana 6,6 miliar Rupiah berasal dari pengusaha, bukan dari APBD DKI Jakarta.

Sebagai kompensasinya pengusaha mendapat dua titik reklame di lokasi strategis, Dukuh Atas.

Sementara yang menentukan penyandang dana diserahkan kepada keluarga Sudirman.

Pengusaha yang telah ditunjuk mendanai pembangunan patung, yakni PT. Patriamega.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved