Sejarah Jakarta
Sejarah Jakarta: Kampung Rawa Belong dari Tempat Berguru Silat Hingga Berburu Bunga
Kalau bicara Sejarah Jakarta erat kaitannya dengan Betawi. Bicara Betawi pasti bicara Rawa Belong.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kalau bicara Sejarah Jakarta erat kaitannya dengan Betawi. Bicara Betawi pasti bicara Rawa Belong.
Rawa Belong ialah sebuah kawasan yang terletak di Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Kini, kawasan itu terkenal karena ada Pasar Bunga Rawa Belong. Di pasar itu, menjadi pusat perdagangan bunga di Jakarta bahkan Pulau Jawa.
Selain Pasar Bunga Rawa Belong, kawasan itu juga identik dengan kuliner Nasi Uduk Betawi.
Banyak Warung Nasi Uduk Betawi ternama di Rawa Belong. Salah satunya Nasi Uduk Bang Udin yang terletak di Jalan Palmerah Barat.
Sejarah Rawa Belong sendiri ternyata cukup panjang. Kampung yang masih banyak dihuni orang Betawi itu memiliki sejumlah catatan sejarah Jakarta.
Asal-usul Rawa Belong rupanya memiliki beragam sejarah. Pada abad ke 19, Rawa Belong merupakan bagian tanah partikelir Kampung Rawa berbatasan dengan tanah partikelir Rawa Kemanggisan.
Untuk membedakannya, penduduk setempat melengkapi sebutan kampung rawa dengan nama tuanya, Van Blommesterjin yang kemudian disingkat menjadi Blomen.
Singkat cerita, Rawa Blomen berubah menjadi Rawa Belong.
Selain diambil dari nama tuan tanah, ada juga yang menyebut Sejarah Rawa Belong lantaran kawasan itu dulunya merupakan rawa-rawa.
Di bantaran rawa, hidup sebuah keluarga yang amat dermawan terhadap orang-orang yang lemah yaitu Keluarga Bang Balong.
Baca juga: Cerita Manap 38 Tahun Jual Bandeng Imlek di Rawa Belong, Pernah Jual hingga Dua Kuintal per Hari
Bang Balong memiliki tanah yang luas dan ternak yang banyak. Hidupnya sangat makmur, sehingga orang-orang di sekitar tempat tersebut menyebut tempat itu milik Bang Balong.
Penduduk sekitar yang mayoritas orang Betawi lebih fasih menyebutnya Belong, sehingga nama tempat tersebut disebut sebagai Rawa Belong.
Versi lainnya dari sejarah Rawa Belong, ada juga yang menyebut nama Rawa Belong berasal dari kubur batu Kampung Srengseng, Jakarta Barat, yaitu Rawa Balong.
Dulu tempat tersebut kerap menjadi ajang para jawara bermain jurus-jurus silat. Kala itu ada seorang marsose yang sedang berdiri di pertigaan menyebut nama Rawa Balong sebagai Rawa Blong.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20180301buruknya-penataan-lingkungan-pasar-bunga-rawa-belong-begini-kata-camat-kebon-jeruk4_20180301_154704.jpg)