Sejarah Jakarta

Sejarah Jakarta: Kampung Rawa Belong dari Tempat Berguru Silat Hingga Berburu Bunga

Kalau bicara Sejarah Jakarta erat kaitannya dengan Betawi. Bicara Betawi pasti bicara Rawa Belong.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Suasana perdagangan bunga di pasar bunga Rawa Belong. Kamis (1/3). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kalau bicara Sejarah Jakarta erat kaitannya dengan Betawi. Bicara Betawi pasti bicara Rawa Belong.

Rawa Belong ialah sebuah kawasan yang terletak di Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kini, kawasan itu terkenal karena ada Pasar Bunga Rawa Belong. Di pasar itu, menjadi pusat perdagangan bunga di Jakarta bahkan Pulau Jawa.

Selain Pasar Bunga Rawa Belong, kawasan itu juga identik dengan kuliner Nasi Uduk Betawi.

Banyak Warung Nasi Uduk Betawi ternama di Rawa Belong. Salah satunya Nasi Uduk Bang Udin yang terletak di Jalan Palmerah Barat.

Sejarah Rawa Belong sendiri ternyata cukup panjang. Kampung yang masih banyak dihuni orang Betawi itu memiliki sejumlah catatan sejarah Jakarta.

Asal-usul Rawa Belong rupanya memiliki beragam sejarah. Pada abad ke 19, Rawa Belong merupakan bagian tanah partikelir Kampung Rawa berbatasan dengan tanah partikelir Rawa Kemanggisan.

Untuk membedakannya, penduduk setempat melengkapi sebutan kampung rawa dengan nama tuanya, Van Blommesterjin yang kemudian disingkat menjadi Blomen.

Singkat cerita, Rawa Blomen berubah menjadi Rawa Belong.

Selain diambil dari nama tuan tanah, ada juga yang menyebut Sejarah Rawa Belong lantaran kawasan itu dulunya merupakan rawa-rawa.

Di bantaran rawa, hidup sebuah keluarga yang amat dermawan terhadap orang-orang yang lemah yaitu Keluarga Bang Balong.

Baca juga: Cerita Manap 38 Tahun Jual Bandeng Imlek di Rawa Belong, Pernah Jual hingga Dua Kuintal per Hari

Bang Balong memiliki tanah yang luas dan ternak yang banyak. Hidupnya sangat makmur, sehingga orang-orang di sekitar tempat tersebut menyebut tempat itu milik Bang Balong.

Penduduk sekitar yang mayoritas orang Betawi lebih fasih menyebutnya Belong, sehingga nama tempat tersebut disebut sebagai Rawa Belong.

Versi lainnya dari sejarah Rawa Belong, ada juga yang menyebut nama Rawa Belong berasal dari kubur batu Kampung Srengseng, Jakarta Barat, yaitu Rawa Balong.

Dulu tempat tersebut kerap menjadi ajang para jawara bermain jurus-jurus silat. Kala itu ada seorang marsose yang sedang berdiri di pertigaan menyebut nama Rawa Balong sebagai Rawa Blong.

Warga yang mendengarnya lalu menyebut pertigaan Itu pertigaan Rawa Belong. Kini Rawa Belong dikenal sebagai tempat jawara Betawi atau jagoan Betawi.

Rawa Belong menjadi basis atau markasnya orang Betawi lantaran pernah menjadi tempat tinggal jagoan legendaris betawi Si Pitung. Dipercaya Si Pitung lahir dan besar di Rawa Belong.

Termasuk jawara-jawara lainnya seperti Mat Item dan Sastrawan Betawi SM Ardan. Persilatan Betawi di Rawa Belong sejensi Cingkrig terus mengalami perkembangan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved