Korupsi
Pasar Jaya Bantah Temuan Beras di Pulogadung Terkait dengan Dugaan Korupsi Bansos
Corporate Secretary Perumda Pasar Jaya, Muhammad Fachri membantah temuan beras di Pulogadung terkait dengan kasus dugaan korupsi bantuan sosial.
"Dinas Sosial DKI Jakarta menunjuk 3 rekanan terpilih untuk menyalurkan paket sembako senilai Rp 3,65 triliun melalui Perumda Pasar Jaya, PT Food Station, dan PT Trimedia Imaji Rekso Abadi," tulis Rudi dalam unggahan tersebut.
Rudi menginformasikan bahwa Perumda Pasar Jaya mendapatkan porsi terbesar yaitu senilai Rp 2,85 triliun.
Kemudian, Rudi mengaku menemukan dan mendatangi tempat penyimpanan beras bansos di Pulogadung.
Berdasarkan hasil temuannya, ia membeberkan 1.000 ton beras dengan bentuk paket 5 kilogram sudah rusak (kondisinya).
Menurut Rudi, beras tersebut seharusnya disalurkan pada 2020-2021 bagi masyarakat DKI Jakarta. Namun kata Rudi, hingga kini beras itu masih berada di dalam gudang. (m36)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
Noel Ebenezer Ternyata Punya 3 Rumah Megah di Depok, Hasil Korupsi dan Pemerasan Buruh? |
![]() |
---|
Harta Kekayaan Immanuel Ebenezer Bikin Mahfud MD Heran: Enggak Mungkin Langsung Rp 17 miliar |
![]() |
---|
Diperiksa KPK Terkait Kasus Kuota Haji 2023-2024, Begini Tanggapan Mantan Stafsus Menag Gus Alex |
![]() |
---|
Warga Pati Jateng Desak KPK Jadikan Bupati Sudewo Sebagai Tersangka Terkait Dugaan Korupsi DJKA |
![]() |
---|
Noel Pernah Minta PT Sritex Perbanyak Baju Oranye KPK biar Banyak Ditangkap |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.