Pungutan Liar
Pungli Beasiswa Karawang Cerdas, Cellica Buka Posko Pengaduan
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana membuka posko pengaduan adanya pungli beasiswa Karawang Cerdas (Kacer) hingga 50 persen.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG -- Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menyesalkan adanya pungutan liar (pungli) di program beasiswa Karawang Cerdas (Kacer) hingga 50 persen.
Karenanya Cellica mengaku pihaknya sedang menindaklajuti dan menyelidiki laporan serta aduan para penerima beasiswa Karawang Cerdas yang telah dipungli.
Pelaku pungli adalah oknum-oknum kakak kelas yang telah lulus kuliah atau alumni.
"Jumlahnya bervariasi dari mulai satu juta hingga potongan 50 persen dari besaran uang yang diterima per anak," kata Cellica pada Jumat (13/1/2023).
Cellica menegaskan bahwa beasiswa Karawang Cerdas, pihaknya mengalokasikan Rp 20 miliar per tahun untuk anak-anak sekolah maupun mahasiswa itu.
Pihaknya langsung mentransfer ke rekening masing-masing penerima untuk menghindari pungutan-pungutan liar.
Baca juga: Bikin Malu, Oknum Alumni Pungli Mahasiswa Penerima Beasiswa Karawang Cerdas
"Ini pastinya untuk membantu anak-anak kami yang berprestasi agar lebih termotivasi untuk belajar lebih giat," ucapnya.
Namun ternyata di lapangan masih ditemui praktek praktek pemotongan seperti ini.
"Saya sangat menyayangkan kejadian ini dan kami pastikan pelaku akan ditindak tegas," katanya.
Baca juga: Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono Bakal Memeriksa Dugaan Pungli di UP PKB Ujung Menteng
Dia menambahkan, bakal membuka link layanan pengaduan di Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bagi ribuan siswa dan mahasiswa penerima beasiswa yang mengalami pemungutan atau potongan uang beasiswa.
Berdasarkan keterangan Kapolsek satu pelaku sudah menyerahkan diri. Dia sudah mengakui, mengembalikan uang pungutan dan sudah meminta maaf kepada para korban. Dua lagi masih belum bisa dihubungi.
"Tentunya kamipun menunggu itikad baik untuk mengembalikan dan meminta maaf kepada para pihak korban. Saya tidak ingin ada kejadian seperti ini lagi di kemudian hari," tandasnya.
Mahasiswa penerima beasiswa Karawang Cerdas (Kacer) mengeluhkan terkena pungutan liar (pungli). Diduga pelakunya itu oknum alumni dari perguruan tinggi di Karawang.
Baca juga: Ratusan Emak-emak Geruduk PT Piaggio, Protes Pungli Penerimaan Karyawan
Keluhan itu awalnya masuk ke pesan di instagram pribadi Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.
"Iya betul terkait pungli beasiswa kacer itu awal masuknya dari instagram bupati. Kami langsung bergerak cepat menelusuri para korban," kata Kepala Bagian Kesra Setda Karawang, Rohmana Setyansah saat dikonfirmasi pada Jumat (13/1/2023).
Dari hasil penelusuran, kata Rohmana, sejauh ini korban ada sebanyak enam orang. Dengan pungli yang dialami mulai Rp 1 juta hingga Rp 3 juta.
Artinya, dari total beasiswa Karawang Cerdas yang diterima Rp 6 juta per tahun itu terkena pungli hingga 50 persen.
"Sejauh ini korbannya ada enam orang, mereka adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) di Karawang. Oknum yang melakukan pungli adalah alumni dari kampus tersebut,” ungkap Rohmana.
Rohmana menambahkan, pihaknya mendampingi korban membuat laporan di Polsek Karawang Kota.
Baca juga: Heru Budi Hartono Pastikan Tidak Ada Pungli saat Uji Kir Saat Sidak di UP PKB Ujung Menteng
Tak lama itu dilakukan penyelidikan hingga para pelaku pungli langsung mengembalikan uang beasiswa Karawang Cerdas milik para korban.
"Meski pun uang sudah dikembalikan, kami mempersilahkan polisi untuk tetap melanjutkan proses hukum sebagai efek jera bagi para pelaku,” terangnya.
Rohmana menjelaskan, dalam proses pendistribusian uang beasiswa Karawang Cerdas. Pihaknya menyalurkan langsung melalui uang rekening penerima. Uangnya langsung ditransferkan ke rekening penerima sesuai jadwal.
Diduga pungli dilakukan oknum alumni itu karena merasa berjasa atas beasiswa yang di dapatkan mahasiswa tersebut. Padahal dalam seleksinya semua sudah sesuai ketentuan dan pendaftarannya melalui online.
"Jadi fair ya pendaftarannya secara online, uang juga tidak melalui orang, tapi langsung di tranfer ke rekening masing-masing,” tandasnya. (MAZ)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/celli.jpg)