Universitas Indonesia

Peneliti Program Teknik Sipil FTUI Masuk Jajaran Ilmuwan Muda Indonesia 2022

Nuraziz Handika, Peneliti Program Teknik Sipil FTUI Masuk Jajaran Ilmuwan Muda Indonesia 2022.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Humas dan KIP UI
Peneliti Program Teknik Sipil FT UI Masuk Jajaran Ilmuwan Muda Indonesia 2022 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Peneliti Program Teknik Sipil FTUI masuk jajaran ilmuwan muda Indonesia 2022.

Dosen Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Dr. Dipl.-Ing. Nuraziz Handika S.T., M.T. M.Sc., terpilih menjadi salah seorang ilmuwan yang terlibat dalam Kongres Ilmuwan Muda Indonesia 2022 (KIMI).

Nuraziz atau Aziz adalah dosen dan peneliti di Program Studi Teknik Sipil FTUI yang ahli di bidang rekayasa struktural, terutama dalam percobaan dan pemodelan mekanika rekahan suatu struktur dan material.

Baca juga: Mahasiswa Baru Universitas Indonesia Dibekali Imunitas Terhadap Ancaman Kelompok Radikal

Ia meraih gelar doktor dari INSA Toulouse, Prancis, dan tergabung dalam Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) Kementerian PUPR RI, yakni kumpulan para ahli jembatan dari berbagai unsur yang bertugas melakukan evaluasi keamanan jembatan dan terowongan agar memenuhi standar yang berlaku.

Keterlibatan Aziz dalam KIMI bermula dari terpilihnya sebagai salah seorang ilmuwan yang berhasil lolos dalam seleksi Science Leadership Collaborative (SLC), yaitu program pengembangan kapasitas kepemimpinan peneliti besutan The Conversation Indonesia.

Prestasi ini membuat Aziz diperhitungkan sebagai salah satu ilmuwan potensial Indonesia. Selanjutnya, ia diundang menghadiri kongres tersebut bersama 18 peserta SLC lainnya.

Dalam kongres itu, para ilmuwan muda yang hadir mendiskusikan beberapa topik berdasarkan kluster risetnya masing-masing. Aziz akan bergabung dengan ilmuwan-ilmuwan muda dari kluster Material dan Sains Komputasi.

Penelitian yang telah dilakukannya adalah properti mekanis dan keruntuhan dari bahan alternatif, seperti agregat berbahan cangkang kelapa sawit, agregat daur ulang, dan by-product lain dari industri untuk bahan alternatif di bidang konstruksi.

Dalam kongres yang mengusung tema “Memperkuat Arsitektur Sains Masa Depan Oleh Ilmuwan Muda Indonesia” hadir pula ilmuwan-ilmuwan ternama Indonesia seperti Prof. Satryo Brodjonegoro, Prof. Sangkot Marzuki, dan Dr. Eng. Ilham Habibie. Akademi Ilmuwan Muda Indonesia selaku penyelenggara menyambut para ilmuwan muda dari berbagai bidang studi, institusi, dan daerah dalam kongres ini.

“Sebagai salah satu peserta SLC, pelatihan yang diorganisasikan oleh The Conversation Indonesia, saya mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi pada KIMI 3-4 Desember 2022,” ujar Aziz.

Baca juga: Dukung Literasi Digital, EVOS Esports Jalin Kerja Sama dengan Fakultas MIPA Universitas Indonesia

Ia menyebutkan pada pelaksanaan hari pertama kegiatan kongres, hadir Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), dan juga anggota Komisi Bidang Ilmu Rekayasa.

Prof. Satryo mengajak para ilmuwan muda untuk membuka cakrawala masyarakat luas terhadap sains (literasi sains) dengan melihat dampak, manfaat, perkembangan dan perannya di kehidupan.

“Berangkat dari riset dasar hingga hilirisasi, perkembangan teknologi adalah salah satu bentuk manfaat sains yang saat ini berkembang secara eksponensial. Tentunya manfaat sains sangat terasa di era pandemi Covid-19. Terlihat formulasi kebijakan pemerintah memerlukan masukan dari sains,” ujar Prof. Satryo.

Di sesi siang, dengan mengusung tema “Memperkuat Arsitektur Sains Masa Depan oleh Ilmuwan Muda Indonesia”, para ilmuwan muda yang hadir melakukan diskusi berdasarkan kluster risetnya. “Saya tergabung dalam kluster Material dan Sains Komputasi.

Baca juga: Kondisi Terkini Indra Bekti, Darah Masih Dikuras, Sudah Bisa Merespon dengan Gerakan Kecil 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved