Kamis, 30 April 2026

Kapal Terbalik

Akibat Cuaca Buruk, Kapal Berpenumpang 36 ABK di Sumsel Terbalik

Kepala KSOP Kelas II Palembang, Mayor Mar Sandi Varikta SE membenarkan bahwa ada sebuah kapal karam di Perairan Banyuasin.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Sigit Nugroho
Tribun Sumsel
Kapal di Banyuasin Sumatera Selatan terbalik karena cuaca buruk 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Akibat cuaca buruk, sebuah kapal terbalik di perairan Sungsang Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel)

Detik-detik kapal terbalik itu terekam video yang dibagikan, Rabu (28/12/2022).

Pada video terlihat ombak di Perairan Sungsang Banyuasin sangat tinggi. Hantaman ombak kemudian membuat kapal yang tengah bersandar terbalik.

Dikutip dari Tribun Sumsel, kapal tenggelam di perairan Sungsang Banyuasin Sumsel, Rabu (28/12/2022) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kapal ARK Shiloh Jakarta berpenumpang 36 anak buah kapal (ABK) itu karam diduga disebabkan cuaca buruk.

Baca juga: Dihantam Ombak Besar Bertubi-tubi, Kapal di Sumatera Selatan Terbalik Karena Cuaca Buruk

Baca juga: Sopir Bus Antarprovinsi Khawatir dengan Cuaca Buruk yang Belakangan Ini Terjadi

Baca juga: VIDEO Cuaca Buruk Kamis Malam, Penyeberangan Merak-Bakauheni Sempat Tertunda

Kepala KSOP Kelas II Palembang, Mayor Mar Sandi Varikta SE membenarkan bahwa ada sebuah kapal karam di Perairan Banyuasin.

"Kapal tersebut karam di Perairan Banyuasin karena cuaca buruk," kata Sandi.

Penyebab dari karamnya sebuah kapal ini Dikatakan Sandi, karena cuaca buruk dan menyebabkan gelombang tinggi dari arah kanan kapal.

Akibatnya, terjadi kebocoran pada bagian kanan kapal sehingga terjadinya kemiringan kapal dari pukul 03.00 WIB.

Melihat kejadian tersebut, pihaknya segera lakukan pemompaan untuk membuang air dengan menggunakan pompa.

"Kendatipun sudah diupayakan pemompaan untuk membuang air namun ternyata upaya itu tidak dapat mengatasi kebocoran dan mengakibatkan kapal semakin miring ke kanan," ujar Sandi.

Lantaran kapal semakin miring, pihaknya segera mengambil tindakan untuk mengevakuasi 36 ABK menuju ke Pelabuhan Tanjung Api-api.

Sandi menerangkan bahwa pihaknya mengirimkan Patrol kapal patroli 327 ke lokasi kejadian guna memastikan apakah dari peristiwa karam tersebut terjadi pencemaran yang ditimbulkan atau tidak.

BERITA VIDEO: Ultraman Asal Jepang Sengaja ke Bali Hanya untuk Bersihkan Sampah

Sebab informasi yang diterima untuk sisa BBM di kapal pilot tersebut masih ada 46 ton solar.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved