Rabu, 6 Mei 2026

Peristiwa

Dihantam Ombak Besar Bertubi-tubi, Kapal di Sumatera Selatan Terbalik Karena Cuaca Buruk

Sebuah kapal terbalik di perairan Sungsang Banyuasin Sumatera Selatan karena cuaca buruk.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebuah kapal terbalik di perairan Sungsang Banyuasin Sumatera Selatan karena cuaca buruk. Detik-detik kapal terbalik karena cuaca buruk itupun terekam video yang dibagikan Rabu (28/12/2022).

Pada video terlihat ombak di Perairan Sungsang Banyuasin sangat tinggi. Hantaman ombak kemudian membuat kapal yang tengah bersandar terbalik.

Dikutip dari Tribun Sumsel Kapal tenggelam di perairan Sungsang Banyuasin Sumsel, Rabu (28/12/2022) sekira pukul 06.00 WIB.

Kapal ARK Shiloh Jakarta berpenumpang 36 anak buah kapal (ABK) diduga karam disebabkan cuaca buruk.

Kepala KSOP Kelas II Palembang, Mayor Mar Sandi Varikta SE membenarkan bahwa ada sebuah kapal karam di Perairan Banyuasin.

"Kapal tersebut karam di Perairan Banyuasin karena cuaca buruk," ujarnya.

Penyebab dari karamnya sebuah kapal ini Dikatakan Sandi karena cuaca buruk dan menyebabkan gelombang tinggi dari arah kanan kapal.

Akibatnya terjadi kebocoran pada bagian kanan kapal sehingga terjadinya kemiringan kapal dari pukul 03.00 WIB.

Melihat kejadian tersebut, pihaknya segera lakukan pemompaan untuk membuang air dengan menggunakan pompa.

"Kendatipun sudah diupayakan pemompaan untuk membuang air namun ternyata upaya itu tidak dapat mengatasi kebocoran dan mengakibatkan kapal semakin miring ke kanan," ujarnya.

Lantaran kapal semakin miring pihak nya segera mengambil tindakan untuk mengevakuasi 36 ABK menuju ke Pelabuhan Tanjung Api-api, imbuhnya.

Sandi juga mengatakan bahwa pihaknya kemudian mengirimkan Patrol kapal patroli 327 ke lokasi kejadian guna memastikan apakah dari peristiwa karam tersebut terjadi pencemaran yang ditimbulkan atau tidak.

Baca juga: VIDEO Cuaca Buruk Kamis Malam, Penyeberangan Merak-Bakauheni Sempat Tertunda


Sebab informasi yang diterima untuk sisa BBM di kapal pilot tersebut masih ada 46 ton solar.

Jika ternyata dari peristiwa karamnya kapal tersebut terjadi pencemaran, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan owner untuk segera menyiapkan pencegahan.

"Kita berkoordinasi dengan navigasi agar dilaksanakan penandaan di lokasi kejadian, karena area tersebut selama ini digunakan untuk aktivitas kapal bongkar muat," ungkapnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved