Berita DPRD Kota Bogor

Resesi Ancam Perekonomian 2023, Eka Wardhana Dorong Pemkot Bogor Perkuat UKM dan Program Padat Karya

Anggota Komisi 2 DPRD Kota Bogor Eka Wardhana mendorong Pemkot Bogor untuk memperbanyak program yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Anggota Komisi 2 DPRD Kota Bogor Eka Wardhana 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Resesi ekonomi mengancam perekonomian global tahun 2023. Situasi ini tentunya akan berdampak pada perekonomian Indonesia.

Terkait hal ini, anggota Komisi 2 DPRD Kota Bogor Eka Wardhana mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memperbanyak program yang bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

"Kita dorong Pemkot Bogor melakukan program yang bisa menyerap tenaga kerja lokal seperti program padat karya agar dapat menggerakkan perekonomian," kata Eka di Bogor, Jumat (9/12/2022).

Selain program padat karya, dia juga meminta agar Pemkot Bogor menguatkan pembinaan pelaku usaha mikto kecil dan menengah (UMKM).

"Pelaku UMKM perlu dibina dan ditingkatkan jumlahnya agar bisa menyerap tenaga kerja," paparnya.

Eka menilai upaya Pemkot Bogor menggerakkan perekonomian selama 2022 ini cukup bagus.

Ada berbagai upaya yang telah didorong oleh DPRD Kota Bogor untuk mendorong perekonomian warga pada 2022 ini. Salah satunya program padat karya.

Baca juga: Upaya Merawat Budaya Lokal, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Danubrata Ingat Pesan Soekarno

"Meskipun hanya menyasar 45 orang per kelurahan, kita berharap langkah kecil ini cukup untuk membuat perekonomian terap bergerak," tuturnya.

Politisi Partai Golkar ini melihat pertumbuhan ekonomi Kota Bogor juga cukup bagus selama dua tahun terakhir pandemi Covid-19.

Baca juga: Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto Siap Kawal 16 Usulan Program Pembangunan Kelurahan Cimahpar

"Kita bisa lihat geliat kehidupan ekonomi masyarakat makin hidup. Penyerapan tenaga kerja juga makin bagus yang tercermin dari rekruitment tenaga kerja perusahaan-perusahaan di Kota Bogor," beber Eka.

Meskipun beberapa perusahaan besar di Indonesia melakukan PHK (pemutusan hubungan kerja) saat ini, namun dia belum mendengar perusahaan di Kota Bogor melakukan langkah serupa.

"Dari berbagai fakta ini, saya menyimpulkan perekonomian Kota Bogor cukup bagus saat ini," tandas Eka.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved