Rabu, 29 April 2026

Gempa Bumi

Belajar dari Cianjur, Begini Cara Mudah Buat Rumah Tahan Gempa dari Semen dan Bata

Jokowi memberi bantuan perbaikan rumah yang rusak akibat gempa bumi di Cianjur. Warga pun diharuskan membangun rumah tahan gempa.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
https://dpu.kulonprogokab.go.id/
Cara membuat rumah tahan gempa 

Pondasi Rumah Batu Kali
Pondasi batu kali merupakan salah satu jenis pondasi yang populer digunakan, proses pembuatan pondasi batu kali juga sangat sederhana. Anda hanya menumpukkan batu kali di sisi bangunan kemudian menempelkannya menggunakan semen.

Kelebihannya adalah karena prosesnya simpel dan tidak banyak menggunakan bahan material yang rumit, harga pembuatan pondasi batu kali terbilang sangat murah. Selain itu pondasi jenis ini juga dikenal awet dan tidak mudah rusak terkena banjir atau gempa.

Kekurangannya adalah bahan baku batu kali ternyata tidak mudah ditemui terutama di daerah pelosok dataran rendah. Selain itu jenis pondasi batu kali tidak cocok untuk membangun rumah bertingkat.

Pondasi Rumah Telapak

Pondasi telapak merupakan jenis pondasi telapak atau tapak yang terbuat dari beton bertulang dengan dasarnya berbentuk persegi empat atau persegi panjang. Pondasi ini sangat cocok untuk hunian bertingkat.

Kelebihannya memiliki keunggulan proses pembuatan lebih cepat, hal tersebut dikarenakan proses pembuatan pondasi ini tidak perlu menggali tanah terlalu dalam. Selain itu bahan baku yang digunakan untuk membangun pondasi ini tidak mahal.

Kekurangan pondasi ini adalah tidak semua tukang bangunan memahami proses pembuatan pondasi tapak.

Pondasi Rumah Plat Beton Lajur

Kemudian ada pondasi yang namanya plat beton lajur. Sifatnya lebih kuat karena semua bagian yang ada memakai beton tulang. Ukuran lebar pelat lajurnya sekitar 70 hingga 120 sentimeter.

Karena ukurannya hampir sama, pondasi ini sering dipakai sebagai pengganti pondasi batu belah jika bahan batu sulit didapat.

Kelebihan yang dimiliki, biayanya lebih murah dan hanya butuh galian yang sedikit sebab hanya dibuat pada titik untuk membuat kolom. Jika ada bencana gempa atau angin yang keras, pondasi ini lebih kuat menahan guncangan yang muncul.

Sedang kelemahannya, waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya lama terutama pada pembuatan cetakan dan bekisting serta pengeringan. Dan yang lebih rumit lagi, kerangka besinya harus dibikin dari permulaan.

Baca juga: Jokowi Lebihkan Sedikit Bantuan Gempa Cianjur, Rumah Rusak Berat Dapat Rp60 Juta

Pondasi Sumuran

Jenis lainnya adalah pondasi sumuran, yaitu pondasi yang pengecorannya dilakukan di tempat secara langsung memakai batu belah dan beton. Pekerjaannya diawali dengan penggalian tanah yang ukuran diameternya 60 hingga 80 sentimeter dengan kedalaman delapan meter.

Pondasi ini sering digunakan untuk membuat gedung bertingkat yang lokasinya berada di lahan sempit. Kelebihan pondasi ini adalah pembuatannya tidak membutuhkan alat berat sehingga biayanya jadi lebih irit.

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved