Satu Keluarga Tewas di Kalideres

Polisi Beri Signal Hentikan Kasus Kematian Satu Keluarga di Kalideres, tak Ditemukan Unsur Pidana

Polisi memberi ignal bahwa kasus kematian atu keluarga di Citra Garden, Kalideres, tak ada unsur pidana sehingga harus dihentikan.

Editor: Valentino Verry
Istimewa
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan pihaknya kemungkinan akan menghentikan kasus satu keluarga yang tewas di Kalideres karena tak ada unsur pidana. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi memberi signal bahwa kasus kematian satu keluarga di Citra Garden, Kalideres, Jakarta Barat, akan dihentikan.

Hal ini diungkapkan kepada wartawan karena ternyata hingga ini tak ada unsur pidana dari kasus kematian tersebut.

Namun, kata Hengki, polisi tak serta-merta langsung menghentikan penyelidikan kasu itu, tapi harus melalui gelar perkara yag melibatkan banyak pihak.

Dalam hal ini dilibatkan para ahli forensik yang mampu membaca indikasi motif kematian satu keluarga itu.

"Yang jelas, kalau emang enggak ditemukan unsur pidana ya kita hentikan," kata Hengki, Selasa (6/12/2022).

Hengki mengatakan tugas dan fungsi dari kepolisian hanya menentukan adanya unsur pidana atau tidak dalam kematian satu keluarga tersebut.

"Tugas kami dari kepolisian ya hanya menentukan apakah ini ada pidananya atau tidak, artinya dilihat dari sebab-sebab kematian dan juga dari olah TKP apakah ada pihak luar yang masuk ke dalam TKP," ungkapnya.

Klaim Temukan Penyebab Kematian

Baca juga: Polda Metro Jaya Telah Dapat Kesimpulan Penyebab Satu Keluarga Tewas di Kalideres

Tim gabungan mengklaim sudah mengetahui penyebab kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat.

Hal ini setelah pihak kepolisian bersama tim gabungan ahli kedokteran forensik hingga laboratorium forensik melakukan pemeriksaan soal keluarga tersebut.

"Hasil analisa dan evaluasi hari ini antara team penyidik bersama team gabungan ahli kedokteran forensik dan laboratorium forensik sdh di temukan sebab-sebab sebab kematian, didukung oleh fakta-fakta fakta yang scientific," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi dalam keterangannya, Senin (5/12/2022).

Hengki juga menerangkan dari tim psikologi forensik juga telah ditemukan fakta-fakta yang mendukung temuan penyebab kematian satu keluarga tersebut.

Baca juga: Pengungkapan Kasus Kematian Sekeluarga di Kalideres Gunakan Dua Pendekatan Penelitian

"Artinya metode penyelidikan induktif yakni dari olah TKP, bukti bukti materiil yang ada di TKP serta penyelidikan deduktif yakni berupa keterangan saksi-saksi serta petunjuk di luar TKP saling mendukung dan memperoleh keindetikan satu sama lain sehingga menjadi suatu kesimpulan," tuturnya.

Meski begitu, Hengki menyebut pihaknya baru bisa mengekspos terkait penyebab kematian satu keluarga itu pada Jumat (9/10/2022) pekan ini.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved